Kunjungi Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar, Menteri KKP Trenggono Rasakan Ikatan Batin Mendalam

- Jurnalis

Selasa, 25 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono berbincang dengan Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar RKH. Mohammad Rofi'i Baidowi.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono berbincang dengan Pengasuh Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar RKH. Mohammad Rofi'i Baidowi.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono berkunjung ke Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, pada Senin (25/3/2025).

Perjalanan lebih tiga jam dari Surabaya menuju pesantren tersebut terasa menyenangkan bagi Trenggono. Terlebih, saat ia disambut dengan penuh kehangatan oleh RKH. Mohammad Rofi’i Baidowi selaku pengasuh.

Setibanya di lokasi bertepatan dengan waktu berbuka puasa. Menteri Trenggono kemudian menikmati sajian khas pesantren yang menurutnya memiliki cita rasa luar biasa.

Namun, lebih dari sekadar jamuan, ia merasakan ada ikatan batin yang mendalam dengan pesantren dan pengasuhnya.

Baca juga :  Capaian PAD Diskop UKM dan Naker Pamekasan Sangat Rendah, Jauh dari Target!

“Kiai RKH. Mohammad Rofi’i Baidowi menyambut saya selayaknya saudara. Rasanya saya ingin berguru lebih banyak kepada beliau untuk menimba ilmu di sini,” katanya.

“Saya merasakan inspirasi spiritual yang semakin menguatkan keyakinan saya untuk membangun Indonesia melalui sektor kelautan dan perikanan,” ungkapnya.

Trenggono juga menegaskan komitmennya terhadap kebijakan swasembada garam sebagai bagian dari swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Ia berharap, kebijakan tersebut dapat dijalankan dengan baik agar generasi penerus tidak mengalami kekurangan protein dan kebutuhan pangan lainnya.

“Saya mohon doa restu dari kiai dan dari pondok pesantren ini. Insyaallah ini bukan kunjungan terakhir saya ke sini, karena saya merasakan adanya ikatan yang begitu dalam meski baru sebentar berada di sini,” tuturnya.

Baca juga :  Gubernur Jatim Hadiri Coaching PTKIS dan Ma’had Aly di Banyuanyar Pamekasan, Singgung Minimnya Penerima Beasiswa di Madura

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, RKH. Mohammad Rofi’i Baidowi, menyambut baik kedatangan Menteri KKP Trenggono.

“Alhamdulillah, kami kedatangan bapak menteri. Semoga membawa manfaat dan berkah bagi umat serta negara. Kami berharap silaturahmi ini terus berlanjut demi kesuksesan Indonesia,” ujar beliau.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara dunia pesantren dan kebijakan pembangunan nasional, khususnya dalam sektor kelautan dan perikanan. (ibl/diend)

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia
13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas
125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini
Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Pencemaran Nama Baik
Fraksi Gelora Perjuangan DPRD Pamekasan Dorong APBD Perubahan 2026 Lebih Tepat Sasaran
Daul Semut Ireng Gelorakan Musik Tradisional Khas Pamekasan, Gaungnya Sampai ke Istana Negara
Tak Terima Dituding Seperti Kaum Nabi Luth, Warga Pamekasan Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Kamis, 24 September 2026 - 08:43 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia

Kamis, 24 September 2026 - 07:26 WIB

13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas

Kamis, 24 September 2026 - 01:29 WIB

125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini

Rabu, 23 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru