Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Longsor Sana Daja, Beri Bantuan Warga Terdampak

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

 

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Bencana tersebut mengakibatkan sekitar 13 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan kerusakan meliputi 10 unit rumah warga, satu musala, dan satu dapur.

Dalam kunjungannya, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu tidak hanya menyapa warga terdampak, tetapi juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Ali Masykur menyampaikan keprihatinannya atas bencana longsor yang terjadi di Desa Sana Daja. Ia menilai kondisi di lokasi sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera dari pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi.

Baca juga :  SIGANTENG TENAN Antarkan Pemkab Pamekasan Raih Predikat Sangat Inovatif IGA 2025

“Korban terdampak sekitar 13 KK, dengan kerusakan 10 rumah, satu musala, dan satu dapur. Kami berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan dan BPBD Provinsi Jawa Timur segera turun tangan untuk melakukan relokasi bangunan, ternak, serta para penghuni karena kondisi di lokasi masih sangat rawan,” katanya, Minggu (18/1/2026).

Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur meninjau langsung rumah-rumah terdampak bencana. (KLIKMADURA)

Ali Masykur juga menekankan pentingnya langkah mitigasi bencana jangka panjang melalui reboisasi atau penghijauan di kawasan terdampak.

Menurutnya, kondisi perbukitan di belakang permukiman warga minim tanaman berakar kuat yang mampu menahan pergerakan tanah.

Baca juga :  BPD Gunung Kesan Akhirnya Angkat Bicara, Janjikan Pembangunan Jalan Segera Dimulai

“Di belakang rumah warga terdapat bukit yang minim tanaman berakar kuat. Mayoritas hanya tanaman kecil, sehingga potensi longsor masih sangat tinggi. Sangat diperlukan penghijauan sejak dini untuk mencegah kejadian serupa,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan adanya ancaman batu berukuran besar di area perbukitan yang berpotensi jatuh ke permukiman warga.

“Terdapat batu berukuran sangat besar, diperkirakan seukuran bangunan mushalla 6×6 meter. Saat ini batu tersebut masih tertahan, namun kondisinya sangat mengkhawatirkan. Jika sampai jatuh, sekitar sepuluh rumah yang berada di bawahnya terancam hancur,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Dua Tahun Kasus Dugaan Perusakan Mangrove di Pamekasan Mandek, Polres Belum Tetapkan Tersangka

Berita Terkait

Nahkodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah
Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana
Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung
Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta
GKFT 2026 Jadi Momentum Pembinaan Futsal Usia Dini, Afkab Pamekasan Dorong Jadi Agenda Tahunan
PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur
Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 15:17 WIB

Nahkodai Partai Hanura Pamekasan, Ach. Suhairi Siap Kawal Arah Politik Daerah

Senin, 26 Januari 2026 - 12:50 WIB

Bupati Kholilurrahman Rencanakan Relokasi Belasan Rumah Warga Desa Sana Daja Korban Bencana

Senin, 26 Januari 2026 - 12:45 WIB

Sambangi Pemkab Pamekasan, SKK Migas Bicarakan Eksploitasi Blok Migas Paus Biru

Senin, 26 Januari 2026 - 07:50 WIB

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung

Senin, 26 Januari 2026 - 06:17 WIB

Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta

Berita Terbaru