Keren! UIM Lepas Dua Lulusan Kebidanan jadi Tenaga Kesehatan di Arab Saudi

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Universitas Islam Madura (UIM) terus menorehkan prestasi. Hari ini, Kamis (2/11/2023) kampus hijau itu melepas lulusan program studi D3 kebidanan untuk menjadi tenaga kesehatan di RS dr. Sulaiman Al Habib, Arab Saudi.

Penjabat (Pj) Bupati Pamekasan Masrukin, S.Sos,. M.Si hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Dia disambut langsung Rektor UIM Ahmad Asir, M.Ag dan jajaran pimpinan kampus tersebut.

Ahmad Asir meminta, dua mahasiswa yang dilepas untuk bekerja di Arab Saudi itu tetap menjaga nama baik lembaga dan pondok pesantren. Sebab, UIM merupakan satu kesatuan dengan pondok pesantren.

Baca juga :  Perkasa Desak DPRD Pamekasan Tuntaskan Masalah UHC, Minta Layanan Gratis Diperluas hingga Rawat Inap

“Kami juga titip nama baik Kabupaten Pamekasan serta harumkan daerah asal kalian,” pesannya.

Menurutnya, untuk sampai di tahap tersebut, membutuhkan waktu yang sangat panjang dan seleksi yang cukup sulit. Namun, berkat upaya yang maksimal, dua mahasiswi bisa diterima bekerja di rumah sakit berkelas tersebut.

Keduanya yakni, dapat Maulidiya Amd.Keb dan Indah Permatasari Amd.Keb. “Capaian ini tentu prestasi yang luar biasa bagi kami. Kami sangat bangga kepada dua mahasiswi yang berhasil diterima bekerja di rumah sakit berkelas itu,” katanya.

Pj Bupati Pamekasan Masrukin mengapresiasi prestasi tersebut. Dia berpesan agar dua lulusan UIM itu bekerja maksimal dan menunjukkan kinerja yang baik. “Kami sangat mengapresiasi terhadap kedua mahasiswa tersebut,” tukasnya. (ern/diend)

Baca juga :  Siswa-Siswi SMKN 1 Pamekasan Antusias Ikuti Klik Madura BTS 2023

Berita Terkait

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 08:26 WIB

Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Berita Terbaru