Kepala Inspektorat Pamekasan Rangkap Jabatan Plt Sekda, Dewan Sebut Sebabkan Pemerintahan Tidak Sehat  

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Pamekasan menyoroti pengisian pelaksana tugas (plt) di sejumlah instansi strategis.

Salah satunya, jabatan plt sekretaris daerah (sekda) yang diisi oleh Achmad Faisol selaku Kepala Inspektorat Pamekasan.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan Ali Maskur mengatakan, legislatif pernah memberikan saran terhadap eksekutif agar pejabat yang menduduki instansi strategis tidak doube job.

Instansi strategis yang dimaksud di antaranya, Inspektorat yang berfungsi sebagai pengawas dan Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida).

“Dari awal kami sudah ngasih saran kepada Pj bupati bahwa kepala Inspektorat tidak boleh merangkap, sekarang malah merangkap sekda,” katanya.

Baca juga :  Muncul SPPT Lahan Kawasan Pantai Jumiang Atas Nama Kades Zabur, Diduga Upaya Pengajuan SHM

Politisi PPP itu menyampaikan, dalam upaya menjadikan pemerintah yang baik, seharusnya jabatan penting dan strategis seperti Sekda dan Inspektorat tidak boleh dipegang satu orang.

Sebab, bisa berakibat pemerintahan tidak berjalan dengan sehat dan normal. “Jika masih dijabat satu orang dalam dua jabatan strategis pemerintahan maka tidak mungkin berjalan maksimal,” ujarnya.

Ali Maskur menjelaskan, ada tiga instansi yang harus dikelola secara fokus jika ingin pemerintahan berjalan dengan baik. Yakni, Bapperida, Inspektorat dan Badan Keuangan Daerah (BKD).

“Jika tiga jabatan atau salah satu dari tiga ini dirangkap maka pemerintahan tentu tidak akan berjalan maksimal,” katanya.

Baca juga :  Berikan Jaminan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, Disdikbud Pamekasan Luncurkan Unit Layanan Disabilitas

“Seharusnya Inspektorat itu tidak diotak-atik kerena posisinya sebagai pengawas di tingkat kabupaten, jika diotak-atik berarti pemerintahan bakal amburadul,” tambahnya.

Untuk diketahui, Kepala Inspektorat Pamekasan Achmad Faisol merangkap jabagan sebagai Plt Sekda sejak Masrukin selaku pejabat definitif diangkat sebagai Pj bupati. (ibl/diend)

Berita Terkait

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas
Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen

Berita Terbaru