IH, Dosen IAIN Madura yang Dilaporkan Mahasiswinya atas Dugaan Pelecehan Akhirnya Buka Suara

- Jurnalis

Kamis, 16 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Salah satu dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura berinisial IH terjerat masalah. Dia dilaporkan mahasiswinya kepada pimpinan fakultas atas dugaan pelecehan.

Setelah kabar tersebut mencuat sejak sepekan terakhir, IH akhirnya buka suara. Dia mengklarifikasi tuduhan yang dilayangkan mahasiswi Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) berinisial E itu.

Kepada Klik Madura, IH mengaku tidak pernah melakukan tindakan tak bermoral seperti yang dituduhkan itu. Bahkan, dia mengaku kaget ketika mendapat informasi bahwa dilaporkan ke dekan Fakultas Tarbiyah atas dugaan pelecehan.

Baca juga :  Perempuan - Perempuan Digital

IH membantah tuduhan itu. Bahkan, dia mengaku tidak memiliki jam mengajar di prodi PAI pada hari Jum’at, 20 Oktober 2023 sesuai yang dilaporkan oleh mahasiswi tersebut. Menurut IH, dia mengajar pada hari Kamis.

“Saya tidak pernah melakukan tindakan (pelecehan) seperti itu. Apalagi sampai nyentuh bagian sensitifnya,” katanya.

IH menceritakan, saat mahasiswi tersebut presentasi, dia berada di tempat duduk dosen. Jaraknya cukup jauh dengan posisi mahasiswi tersebut.

“Posisi saya ada di sebelah barat dekat pintu, sedangkan mahasiswi yang presentasi ada di tengah, jaraknya jauh tidak mungkin tangan saya nyampek,” katanya.

Baca juga :  1.630 Mahasiswa Baru IAIN Madura Ikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan

Kemudian, saat  dia mengulas kembali materi yang dipresentasikan mahasiswi tersebut, IH mengaku sempat memegang belakang kursi tempat mahasiswi itu bersandar.

Tapi, tidak sampai nyetuh punggungnya. IH memastikan tuduhan tangannya menyentuh punggung dan daerah sensitif itu tidak benar.

“Misal, ketika tangan saya ada di belakang punggung senderan kursi, dengan otomatis tangan saya diangkat karena takut terjepit,” ujarnya.

Akibat tuduhan pelecehan itu, IH merasa dirugikan karena merusak reputasi dan nama baiknya. Dia berharap, kasus tersebut bisa selesai secara keseluargaan sebelum ada tuntunan balik atas pencemaran nama baik.

Baca juga :  Tuntas Renovasi Kantor, Danrem 084/Bhaskara Jaya Apresiasi Kekompakan Koramil Pademawu

“Saya minta tolong agar nama baik saya dikembalikan sebelum saya menuntut balik, biarlah kasus ini selesai di internal saja,” pintanya.

Sebelumnya, iknum dosen berinisial IH dilaporkan ke dekan Fakultas Tarbiyah oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PAI. Laporan itu terkait dugaan pelecehan terhadap salah satu mahasiswi berinisial E angkatan 2023. (ibl/diend)

Berita Terkait

Penerimaan Murid Baru SRMP 29 Pamekasan Tanpa Pendaftaran, Sasar Siswa dari Keluarga Kurang Mampu
Pemkab Pamekasan Perketat Pengawasan, Pengusaha Dilarang Gunakan LPG 3 Kg
Temukan 45 Dapur Bermasalah, Satgas MBG: Segera Perbaiki atau Disanksi!
Puluhan Pabrik Rokok Diduga Ternak Pita Cukai, Kantor Bea Cukai Madura Didemo
Puskesmas Pademawu Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Skrining HPV DNA
Tak Disuplai Anggaran, Jogging Track Ekowisata Mangrove Lembung Dibiarkan Rapuh dan Membahayakan
Pemkab Pamekasan Pastikan Gedung DKP Direvitalisasi Tahun Ini
Didatangi KPK, Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan Pastikan Bukan Pemeriksaan Proyek

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:14 WIB

Penerimaan Murid Baru SRMP 29 Pamekasan Tanpa Pendaftaran, Sasar Siswa dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 16 April 2026 - 05:12 WIB

Pemkab Pamekasan Perketat Pengawasan, Pengusaha Dilarang Gunakan LPG 3 Kg

Kamis, 16 April 2026 - 03:50 WIB

Temukan 45 Dapur Bermasalah, Satgas MBG: Segera Perbaiki atau Disanksi!

Rabu, 15 April 2026 - 11:55 WIB

Puluhan Pabrik Rokok Diduga Ternak Pita Cukai, Kantor Bea Cukai Madura Didemo

Selasa, 14 April 2026 - 10:12 WIB

Puskesmas Pademawu Perkuat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Skrining HPV DNA

Berita Terbaru