DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Bahas Raperda Perubahan APBD 2024

Avatar

- Jurnalis

Senin, 5 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – DPRD Pamekasan menggelar rapat paripurna dengan agenda pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) tahun 2024.

Ada tiga pembahasan penting pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Pamekasan, Halili Yasin itu. Pertama, penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD 2024.

Kedua, pembahasan Nota Pengantar Penjelasan Bupati Rancangan APBD 2024. Ketiga, penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota penjelasan Bupati berkaitan dengan APBD 2024.

Dalam pandangan umumnya, sejumlah fraksi DPRD Pamekasan menyoroti beberapa hal krusial terkait. Salah satunya, koreksi anggaran belanja pegawai yang dianggap terlalu tinggi oleh Badan Anggaran (Banggar).

Baca juga :  Wali Murid SDIT Al-Uswah Ngadu DPRD Pamekasan, Tuntut Keadilan dan Hak Keuangan

“Kami sepakat untuk mengurangi anggaran belanja pegawai sekitar Rp 35 miliar dan mengalihkannya ke kegiatan lain yang lebih mendesak,” kata Halili.

Selain itu, fraksi-fraksi DPRD Pamekasan juga menekankan pentingnya peningkatan pencapaian target program tahun 2024.

Evaluasi Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPj) tahun sebelumnya menunjukkan bahwa beberapa program belum mencapai target yang diharapkan.

“Kami berharap eksekutif dapat meningkatkan pencapaian target program agar sesuai dengan rencana yang telah disusun,” katanya.

DPRD Pamekasan juga menyoroti Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) yang terlalu besar. Diharapkan, angka sisa anggaran setiap tahunnya tidak terlalu signifikan.

Baca juga :  Ditangkap Atas Kasus Pesta Mercon Maut, Ini Peran Masing-masing Tersangka
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan Ismail saat menyampaikan pandangan umum fraksi tentang pembahasan P-APBD 2024.

“Kami berupaya meminimalkan SILPA setiap tahunnya, karena ini mencerminkan efisiensi dan optimalisasi kinerja pemerintahan,” katanya.

Pj Bupati Pamekasan, Masrukin, berkomitmen untuk mengupayakan yang terbaik bagi Kabupaten Pamekasan. Ia berharap rapat paripurna dapat menghasilkan keputusan  terbaik untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami akan berusaha untuk mempertimbangkan setiap masukan dewan dalam penyusunan final Perubahan APBD 2024,” tandas Masrukin. (ibl/diend)

Berita Terkait

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan
Satpol PP dan Damkar Pamekasan Tambah Armada Baru, Anggarkan Rp1,5 Miliar
Disdikbud Pamekasan Rencanakan Perluasan Museum Mandhilaras, Targetkan Realisasi 2027

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar

Berita Terbaru