Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Smart Sebut Perempuan Lebih Rentan Mengidap Penyakit Asam Lambung

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Alfan Fathoni, SpPD. (DOK. KLIKMADURA)

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Alfan Fathoni, SpPD. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyakit asam lambung kembali menjadi sorotan publik setelah meninggalnya selebgram Lula Lahfah yang diduga mengidap asam lambung akut.

Fenomena tersebut memunculkan kesadaran bahwa penyakit asam lambung bukan persoalan sepele, terutama bagi perempuan yang dinilai lebih rentan mengalaminya.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr. Alfan Fathoni, SpPD, menjelaskan bahwa kerentanan perempuan terhadap penyakit asam lambung dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya faktor hormonal.

“Pada perempuan, hormon progesteron cenderung lebih tinggi. Hormon ini dapat melemahkan katup lambung sehingga asam lambung lebih mudah naik,” jelas dr. Alfan.

Baca juga :  Mencuat Dugaan Pungli Tunjangan Sertifikasi Guru, Disdik Sampang Panggil Seluruh Korbid Pendidikan

Selain faktor hormonal, perempuan juga dinilai lebih sensitif terhadap rasa nyeri sehingga lebih sering merasakan keluhan dan memeriksakan diri ke dokter. Faktor lainnya adalah pola makan dan pola hidup yang kurang teratur.

“Perempuan lebih banyak mencoba pola diet baru, seperti minum teh pelangsing atau metode diet tertentu tanpa pengawasan medis. Ditambah pola tidur yang buruk, ini membuat risiko asam lambung semakin tinggi,” ujarnya.

Dr. Alfan mengungkapkan, penyakit asam lambung memiliki beberapa jenis dengan tingkat keparahan yang berbeda, di antaranya Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), gastritis, dan tukak lambung.

Baca juga :  Peduli Sesama, YBM dan PIKK PLN UP3 Madura Obati 85 Warga Pamekasan Secara Gratis

“Yang tergolong cukup berat itu gastritis, karena sudah terjadi peradangan pada dinding lambung. Sedangkan GERD keluhannya sering mirip dengan penyakit jantung karena letak organ yang berdekatan,” terangnya.

Menurutnya, penyebab asam lambung saat ini banyak dipicu oleh pola konsumsi yang kurang tepat. Di antaranya, sering mengonsumsi makanan instan, makanan pedas dan asam, serta minuman yang terlalu dingin atau terlalu panas. Faktor psikologis seperti kecemasan dan stres berlebih juga turut berperan.

Karena itu, ia menyarankan masyarakat untuk mulai mengatur pola makan dengan mengurangi makanan pedas dan asam, serta memperbaiki pola hidup. Selain itu, pengelolaan stres juga dinilai sangat penting.

Baca juga :  Pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan Hampir Rampung, Sejumlah Pelayanan Disiapkan

“Lakukan aktivitas yang disukai, seperti mendengarkan musik, membaca buku, atau berkumpul dengan teman. Kalau stres mudah terpicu atau ada masalah psikis, sebaiknya konsultasi ke psikiater agar manajemen stresnya tepat dan tidak selalu bergantung pada obat,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Lesong Daja Jalani Sidang Perdana di PN Pamekasan
Puluhan Aktivis PMII UIN Madura Geruduk Kantor Bupati Pamekasan, Pertanyakan Kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN
Ketua DPRD Pamekasan Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu dan Anak, Bakal Panggil Semua Faskes
Peringati Malam Nuzulul Qur’an, UIM Gelar Istigasah dan Santunan Anak Yatim
DLH Pamekasan Belum Terima Hasil Uji Laboratorium IPAL dari Ratusan SPPG
Pegadaian Syariah Area Madura Berbagi Berkah Ramadan dengan Korban Penipuan Hozizah
Berbagi Berkah Ramadan, PT. Pegadaian Syariah Area Madura Salurkan Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa
SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:11 WIB

Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Lesong Daja Jalani Sidang Perdana di PN Pamekasan

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:00 WIB

Puluhan Aktivis PMII UIN Madura Geruduk Kantor Bupati Pamekasan, Pertanyakan Kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:23 WIB

Ketua DPRD Pamekasan Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu dan Anak, Bakal Panggil Semua Faskes

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:44 WIB

Peringati Malam Nuzulul Qur’an, UIM Gelar Istigasah dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:31 WIB

Pegadaian Syariah Area Madura Berbagi Berkah Ramadan dengan Korban Penipuan Hozizah

Berita Terbaru

Opini

Sahur Kebijakan Publik

Rabu, 11 Mar 2026 - 12:32 WIB