PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Pamekasan kembali menggelar lomba karapan sapi 2025.
Event budaya khas Madura itu berlangsung di lapangan Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, dan diikuti oleh 24 pasang sapi pacuan.
Kepala Disporapar Pamekasan, Fathorrachman, menjelaskan seluruh peserta merupakan perwakilan dari empat kawedanan. Yakni, Pamekasan, Galis, Pegantenan, dan Waru.
“Masing-masing kawedanan mengirimkan enam pasang, jadi totalnya ada 24 pasang,” ungkapnya.
Dari jumlah tersebut, panitia akan menjaring enam pasang sapi terbaik. Tiga pasang dari kelompok atas dan tiga pasang di kelompok bawah.
Para pemenang nantinya bakal mewakili Pamekasan di ajang bergengsi Karapan Sapi Gubeng atau Piala Presiden 2025 yang digelar di Bangkalan.
“Event ini selain menjadi ajang silaturahmi antar pemilik sapi, juga seleksi menuju Piala Presiden. Harapan kami, wakil Pamekasan bisa tampil lebih berprestasi dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas pejabat yang akrab disapa Paong itu.
Ia menambahkan, karapan sapi bukan sekadar lomba, melainkan wujud pelestarian budaya asli Madura. Menurutnya, generasi muda saat ini perlu dikenalkan kembali dengan tradisi leluhur agar tidak kalah oleh budaya luar.
“Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Anak-anak muda sekarang sepertinya sudah jarang tahu tentang karapan sapi. Maka kegiatan ini penting untuk melestarikan budaya kita sendiri,” pungkasnya. (enk/nda)














