Diduga Dipepet Penjambret, Perempuan 60 Tahun Tewas Usai Alami Laka Tunggal

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP kecelakaan tunggal di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. (ISTIMEWA)

Polisi melakukan olah TKP kecelakaan tunggal di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN | KLIKMADURA – Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal di Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Insiden nahas tersebut merenggut nyawa Sumriyeh (60), warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan.

Peristiwa itu terjadi saat Sumriyeh dibonceng Halimatus Sakdiyah. Keduanya diduga hampir menjadi korban penjambretan.

Akibat kejadian tersebut, sepeda motor yang dikendarai Halimatus Sakdiyah oleng dan menabrak tiang penyangga toko di lokasi kejadian.

Kanit Gakkum Polres Pamekasan, Ipda Slamet Riadi, menjelaskan bahwa sepeda motor dengan nomor polisi M 3863 CC melaju dari arah barat ke timur.

Baca juga :  Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

Saat melintas di lokasi kejadian, tas milik korban ditarik oleh pengendara sepeda motor lain dari arah belakang sebelah kanan.

“Tarikan tersebut membuat pengendara tidak bisa menguasai kendaraannya hingga oleng dan menabrak tiang penyangga toko,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari rekaman CCTV yang beredar terlihat kejadian berlangsung sangat cepat. Sumriyeh yang dibonceng meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

“Iya, bisa dicek di CCTV. Kejadiannya sangat cepat, dan korban yang dibonceng meninggal di lokasi,” jelasnya.

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan penjambretan perhiasan emas, Ipda Slamet mengaku pihaknya belum dapat memastikan.

Baca juga :  Nyai Miming Siap Bimbing Peserta Voice Of Islamic Competition

Berdasarkan keterangan Halimatus Sakdiyah, perhiasan emas disimpan di kantong sepeda motor sebelah kiri, sementara uang tunai berada di dalam jok motor.

Namun, saat dilakukan olah TKP lanjutan, polisi tidak menemukan perhiasan maupun uang tunai tersebut.

“Saya tidak banyak bertanya karena kondisi korban masih syok. Terkait dugaan penjambretan, itu bukan ranah saya dan masih ditindaklanjuti oleh kepolisian, termasuk Satreskrim,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Ketua Satgas MBG Pamekasan Janji Sidak Usai Lebaran, PMII Minta Sanksi Tegas SPPG Nakal
Layanan Tetap Jalan Saat Masa Libur Lebaran, RSUD Smart Pamekasan Siaga 24 Jam
Dari Shalawat hingga Santunan, Harmoni Ramadan Majelis Tangga Seribu Menyentuh Hati Ribuan Jamaah
Nyalakan Energi Ramadan, PLN UP3 Madura Buka Puasa dan Santuni anak Yatim dan Kaum Duafa
Jelang Nyepi dan Lebaran, ASN Pamekasan Mulai WFH
Pegadaian Area Madura Berbagi Berkah Ramadan, Salurkan 1.000 Takjil dan 1.000 Paket Sahur
Nahas! Petasan Meledak Saat Korban Merokok, Kaki Kanan Pemuda Asal Tlanakan Putus
IWO PD Pamekasan Bagi-bagi Takjil, Bentuk Kepedulian Terhadap Sesama di Bulan Ramadan

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:43 WIB

Ketua Satgas MBG Pamekasan Janji Sidak Usai Lebaran, PMII Minta Sanksi Tegas SPPG Nakal

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:50 WIB

Layanan Tetap Jalan Saat Masa Libur Lebaran, RSUD Smart Pamekasan Siaga 24 Jam

Senin, 16 Maret 2026 - 15:17 WIB

Dari Shalawat hingga Santunan, Harmoni Ramadan Majelis Tangga Seribu Menyentuh Hati Ribuan Jamaah

Senin, 16 Maret 2026 - 14:32 WIB

Nyalakan Energi Ramadan, PLN UP3 Madura Buka Puasa dan Santuni anak Yatim dan Kaum Duafa

Senin, 16 Maret 2026 - 05:46 WIB

Pegadaian Area Madura Berbagi Berkah Ramadan, Salurkan 1.000 Takjil dan 1.000 Paket Sahur

Berita Terbaru