PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam meningkatkan layanan kesehatan terus ditunjukkan.
Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, bersama anggota DPRD Pamekasan Rosyid Fansori, memperjuangkan dua agenda penting terkait BPJS Kesehatan hingga ke tingkat pusat.
Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan dengan anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Dalam pertemuan itu, Sukriyanto menyampaikan aspirasi daerah yang dinilai mendesak demi meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat.
“Melalui pertemuan ini, kami menyampaikan dua poin utama yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan agar dapat didisposisikan ke pusat. Kami berharap ada tindak lanjut nyata demi kepentingan masyarakat Pamekasan,” ujar Sukriyanto.
Salah satu poin utama yang diperjuangkan adalah kerja sama antara RSUD Smart Pamekasan dengan BPJS Kesehatan, khususnya untuk layanan Cathlab atau laboratorium kateterisasi jantung.
Fasilitas tersebut dinilai sangat vital dalam penanganan penyakit jantung, namun hingga kini belum sepenuhnya dapat diakses oleh peserta BPJS.
Menurutnya, keterbatasan tersebut membuat masyarakat, terutama kalangan kurang mampu, kesulitan mendapatkan layanan yang dibutuhkan.
“Jika layanan Cathlab ini sudah bisa di-cover oleh BPJS Kesehatan, maka masyarakat Pamekasan tidak perlu lagi dirujuk ke Surabaya hanya untuk pemasangan ring jantung. Ini tentu akan sangat membantu dari sisi biaya dan waktu,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa usulan tersebut sebenarnya telah diajukan sejak 9 April 2024. Namun hingga saat ini, belum ada disposisi dari BPJS Kesehatan pusat. Karena itu, pihaknya kembali mendorong agar proses tersebut segera direalisasikan.
Selain itu, Sukriyanto juga mengusulkan penambahan kuota peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah pusat. Menurutnya, langkah ini penting untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan sekaligus meringankan beban anggaran pemerintah daerah.
“Kami berharap jumlah penerima BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh pemerintah pusat bisa ditambah. Dengan begitu, masyarakat yang belum tercover oleh daerah bisa mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” tegasnya.
Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah daerah dalam memastikan seluruh masyarakat Pamekasan mendapatkan layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkualitas. (nda)
















