Dapat Lele Mentah dan Lauk Ungkep, SMAN 2 Pamekasan Tolak Paket MBG dari SPPG Yayasan As-Salman Buddagan

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG berupa lele mentah yang disalurkan SPPG Yayasan As-Salman, Buddagan kepada ribuan siswa SMAN 2 Pamekasan. (ISTIMEWA)

Menu MBG berupa lele mentah yang disalurkan SPPG Yayasan As-Salman, Buddagan kepada ribuan siswa SMAN 2 Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – SMAN 2 Pamekasan menolak menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikirim oleh SPPG Yayasan As-Salman Buddagan, Pademawu. Penolakan itu terjadi karena menu yang diterima 1.113 siswa dalam kondisi mentah, pada Senin (9/3/2026).

Menu yang dikirim di antaranya satu ekor lele marinasi, dua iris tahu, serta dua iris tempe yang sudah diungkep. Kondisi tersebut membuat pihak sekolah memutuskan tidak menerima menu MBG tersebut.

“Iya memang baru sekarang lele mentahnya itu. Kalau dikasih ke anak-anak iya pasti dibuang dan ini untuk menu selama tiga hari,” ungkap Kepala SMAN 2 Pamekasan Moh. Arifin.

Arifin menyampaikan, saat ini kedua pihak sedang menyelesaikan persoalan tersebut. Apabila pihak penyedia mampu memenuhi standar yang ditetapkan sekolah, maka SMAN 2 Pamekasan akan kembali menjadi penerima manfaat dari SPPG Yayasan As-Salman Buddagan. Namun, jika tidak sesuai standar, kerja sama tersebut akan dipertimbangkan kembali.

Baca juga :  33 SPPG di Pamekasan Belum Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, DPRD Ingatkan Risiko Keracunan

Mantan Kepala SMAN 1 Pamekasan itu mengaku, kelalaian dari pihak dapur sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya juga ditemukan ulat di sayuran hingga jus yang sudah basi dan membuat sejumlah siswa muntah.

“Tapi, kami diam tidak mengumbar itu. Karena sekarang sudah puncaknya iya mohon maaf kami akan mempertimbangkan kembali kedepannya yang juga sesuai kesepakatan tadi,” tegas Arifin.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Yayasan As-Salman Buddagan Pademawu Pamekasan Fikri Muttawakil menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah dan para penerima manfaat. Dia juga membenarkan adanya penolakan menu MBG tersebut.

Baca juga :  Sumur Warga Tambelangan Menghitam dan Berbusa, Limbah SPPG Kembali Disorot

“Jadi seperti ini, kami gunakan lele marinasi itu mencegah agar kandungan gizinya tidak berkurang. Dan ini semuanya sudah kita lakukan percobaan dan aman-aman saja, menu di sini juga kami buat sendiri dan bekerja sama dengan para pelaku UMKM,” terangnya.

Menurut Fikri, pemberian menu marinasi dan ungkep sudah sesuai arahan dari BGN RI selama bulan Ramadan. Bahkan, kata dia, menu yang dibawa tidak hanya itu.

“Dan di video itu tidak direkam semua menu yang dibawa driver. Bahkan kami menyarankan yang menu keringan saja yang diambil tapi mereka itu tidak mau,” jelasnya.

Fikri menambahkan, selain lele marinasi, dalam paket tersebut juga terdapat satu buah roti pizza, dua butir telur, satu susu full cream, serta satu buah naga utuh.

Baca juga :  Satu Yayasan Diduga Kuasai Puluhan SPPG, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Ratusan Miliar

Dia menegaskan, pihaknya akan menjadikan kejadian ini sebagai bahan evaluasi agar ke depan pelayanan bisa lebih baik.

Korwil BGN Kabupaten Pamekasan Haryanto Rahmansyah menyampaikan, pemberian menu mentah dilakukan untuk memberikan variasi kepada penerima manfaat.

Sebab, biasanya menu tersebut akan digoreng sendiri oleh penerima manfaat untuk berbuka puasa.

“Menu mentah tidak apa-apa diberikan asalkan kondisinya masih bagus, tidak basi dan aman. Juga video itu hanya ditampilkan satu menu saja, padahal ada menu keringan juga. Semoga kedepannya kami bisa lebih baik lagi,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Injak Al-Qur’an Saat Live TikTok, Pensiunan Guru di Pamekasan Resmi Jadi Tersangka
Puskesmas Tampojung Pregi Ingatkan Ancaman Hipertensi dan Diabetes, PHBS Harus Dimulai dari Rumah
Influenza Tipe A Mulai Diwaspadai di Pamekasan, Kapus Batumarmar Tekankan Vaksinasi dan Etika Batuk
Temui Bupati, Ulama Pamekasan Desak Enam Tempat Hiburan Ditutup Permanen
Batumarmar Borong Juara FTBI Jawa Timur 2026, Empat Bintang Juara Diarak Keliling Kecamatan
Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap
Usaha Kuliner Menjamur, Dinkes Pamekasan Dorong Pengusaha Kantongi SLHS
Hidupkan Ruh Perjuangan M. Tabrani, DKP, AJP, dan KNPI Pamekasan Satukan Pemuda dan Budayawan di Arek Lancor

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Injak Al-Qur’an Saat Live TikTok, Pensiunan Guru di Pamekasan Resmi Jadi Tersangka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Puskesmas Tampojung Pregi Ingatkan Ancaman Hipertensi dan Diabetes, PHBS Harus Dimulai dari Rumah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Influenza Tipe A Mulai Diwaspadai di Pamekasan, Kapus Batumarmar Tekankan Vaksinasi dan Etika Batuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Temui Bupati, Ulama Pamekasan Desak Enam Tempat Hiburan Ditutup Permanen

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Batumarmar Borong Juara FTBI Jawa Timur 2026, Empat Bintang Juara Diarak Keliling Kecamatan

Berita Terbaru