Dalami Kasus Dugaan Penganiayaan, Polisi Segera Periksa Kepala Pasar Kolpajung

- Jurnalis

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di halaman Mapolres Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga berada di halaman Mapolres Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kasus dugaan penganiayaan terhadap pedagang mie ayam bernama Kaderi menjadi atensi Polres Pamekasan.

Pekan ini, penyidik dijadwalkan akan memeriksa terlapor, yakni Kepala Pasar Kolpajung, Slamet Efendi.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan berjanji akan segera memanggil Slamet Efendi untuk dimintai keterangan sebagai terlapor dalam kasus tersebut.

“Pekan ini kami akan panggil terlapor untuk dimintai keterangan, tunggu saja hasil perkembangannya,” ujar AKP Doni, Selasa (8/4/2025).

Sementara itu, Kaderi selaku korban meminta pihak kepolisian menangani kasus tersebut secara profesional.

Baca juga :  HLN ke-80, PLN UP3 Madura Berikan Penghargaan kepada Pelanggan Setia

“Saya minta Polres Pamekasan profesional dalam menangani kasus yang menimpa saya. Berikan saya keadilan dan berikan sanksi kepada kepala pasar sesuai aturan hukum yang berlaku,” katanya.

Kaderi mengaku telah diperiksa oleh penyidik sebagai pelapor. Dalam pemeriksaan tersebut, dirinya dimintai keterangan seputar kronologi kejadian, termasuk dugaan keterlibatan Slamet Efendi dalam aksi penganiayaan itu.

“Saya ditanya terkait kronologi kejadian hingga keterlibatan kepala Pasar Kolpajung atas dugaan penganiayaan kepada saya,” ujarnya.

Diketahui, kasus tersebut terjadj bersamaan dengan insiden kebakaran yang terjadi di salah satu kios Pasar Kolpajung, Pamekasan, pada Sabtu (16/3/2025) sekitar pukul 17.44 WIB.

Baca juga :  Buntut Sengketa Tanah, Sejumlah Warga Pakai Celurit Tebang Pohon dan Rusak Pagar Lahan di Pamekasan

Usai insiden tersebut, Kaderi yang berusaha melaporkan kebakaran mengaku mendapat perlakuan kasar dari Slamet Efendi, yang kemudian dilaporkan ke Polres Pamekasan. (ibl/diend)

Berita Terkait

PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur
Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury
Gagal Dibangun Tahun Lalu, Pemkab Pamekasan Kembali Rencanakan Bangun Belasan Saluran Drainase 
Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta
Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter
Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar
Puluhan Siswa di Desa Sana Daja Terdampak Longsor, Menuju Sekolah Harus Tempuh Jalan Hingga 6 Kilometer
Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Longsor Sana Daja, Beri Bantuan Warga Terdampak

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:13 WIB

PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:54 WIB

Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Senin, 19 Januari 2026 - 13:27 WIB

Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta

Senin, 19 Januari 2026 - 07:42 WIB

Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:17 WIB

Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar

Berita Terbaru

Opini

Demokrasi Berkembang Biak dalam Asbak

Jumat, 23 Jan 2026 - 02:15 WIB

Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda menyerahkan kaus kepada Manajer Digital Tribun Jogja, Ikrob Didik Irawan. (KLIKMADURA)

Daerah

Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja

Kamis, 22 Jan 2026 - 14:35 WIB