Cegah Wabah Campak, Puskesmas Pademawu Genjot Imunisasi di Desa Dasok

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim tenaga kesehatan Puskesmas Pademawu saat melakukan imunisasi campak di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu. (ISTIMEWA)

Tim tenaga kesehatan Puskesmas Pademawu saat melakukan imunisasi campak di Desa Dasok, Kecamatan Pademawu. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puskesmas Pademawu gencar menggelar imunisasi campak melalui program Outbreak Response Immunization (ORI) yang dipusatkan di Desa Dasok.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penularan penyakit campak sekaligus memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat.

Bidan Puskesmas Pademawu, Dewi Yuliaziyah, mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi di akhir pekan merupakan hasil kesepakatan bersama perangkat desa, kader kesehatan, dan kepala desa.

“Hari Minggu dipilih karena sebagian besar orang tua bisa lebih leluasa mengantar anak ke posyandu. Kalau hari kerja biasanya mereka sibuk dengan agenda desa,” ujarnya.

Baca juga :  Peringati Hari Ibu ke-97, UPT Puskesmas Pademawu Gelar Apel Pagi Bernuansa Kebaya

Dewi menegaskan, vaksinasi campak sangat penting bagi anak-anak. Selain melindungi penerima vaksin, imunisasi juga bermanfaat mencegah penularan ke anak-anak lain di sekitarnya.

“Itulah yang disebut kekebalan kelompok. Jika cakupan imunisasi tinggi, penyebaran bisa dicegah,” tambahnya.

Ia menjelaskan, vaksin campak wajib diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan, dan 7 tahun.

Orang tua juga diminta waspada terhadap gejala awal penyakit campak, seperti demam, batuk, pilek, ruam merah di kulit, dan mata merah.

“Kalau anak tidak divaksin, risiko tertular sangat besar. Bahkan bisa berlanjut ke komplikasi serius seperti radang paru, diare, radang otak, infeksi saluran pernapasan atas, hingga berujung kematian,” tegas Dewi. (ibl/nda)

Baca juga :  Wabup Gus Acing Sebut Pencairan Bosdamadin Rp 7,3 Miliar Sisa 2021 Sudah Diusulkan ke Gubernur Khofifah

Berita Terkait

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas
SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa
Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang
Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura
Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional
Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim
Benjolan di Selangkangan Bayi Jangan Diabaikan, Dokter RSUD SMART Ungkap Bahaya Hernia
RSUD Smart Pamekasan Ingin Kelola Parkir Sendiri, Pemkab Minta Fokus Tingkatkan Layanan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:16 WIB

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:37 WIB

SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:21 WIB

Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:33 WIB

Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:12 WIB

Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim

Berita Terbaru