APBD Pamekasan 2026 Ditetapkan Rp1,9 Triliun, Anggaran Menyusut Tajam dan Defisit Rp176 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur menyerhakan berkas APBD 2026 kepada Bupati Dr. KH. Kholilurrahaman usai rapat paripurna. (KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur menyerhakan berkas APBD 2026 kepada Bupati Dr. KH. Kholilurrahaman usai rapat paripurna. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan menggelar rapat paripurna dengan agenda penandatanganan nota kesepahaman Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 serta penetapan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Selasa (30/12/2025).

Dua raperda tersebut masing-masing tentang pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan serta Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2026.

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menyampaikan bahwa dalam rapat paripurna tersebut DPRD bersama pemerintah daerah telah menyepakati penetapan APBD 2026 dengan total belanja sebesar Rp1,9 triliun. Sementara itu, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun.

Baca juga :  Setahun, Biaya Listrik Pasar Kolpajung Pamekasan Tembus Rp 300 Juta

“Dalam struktur APBD 2026 terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) sebesar Rp176 miliar dan defisit anggaran juga sebesar Rp176 miliar,” katanya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu merinci, APBD Pamekasan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1,9 triliun terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp360 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp1,7 triliun.

Menurutnya, nilai APBD tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan APBD tahun 2025 yang mencapai Rp2,2 triliun. Dengan demikian, terdapat pengurangan anggaran sekitar Rp200 miliar.

“Kondisi keuangan daerah tahun 2026 berada dalam koridor efisiensi yang cukup berat. Jika pada tahun 2025 efisiensi anggaran sekitar Rp95 miliar, maka pada tahun 2026 meningkat menjadi sekitar Rp246 miliar,” ucapnya.

Baca juga :  Si Jago Merah Ngamuk, Dua Rumah Milik Warga Proppo Ludes Terbakar

Ali Masykur menyebutkan, penurunan tersebut disebabkan oleh berkurangnya Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Pada tahun 2026 yang mencapai sekitar Rp246 miliar. Kondisi itu memaksa pemerintah daerah melakukan pengurangan belanja.

“Kami berharap pemerintah daerah aktif melobi anggaran ke pemerintah pusat agar defisit ini dapat ditekan dan kebutuhan prioritas tetap terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pamekasan menyampaikan bahwa dengan ditetapkannya APBD 2026, pemkab akan memfokuskan penggunaan anggaran pada kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat.

“Salah satu fokus utama APBD 2026 adalah perbaikan infrastruktur jalan,” katanya singkat. (ibl/nda)

Baca juga :  Nelayan Tanjung Resah, Ratusan Perahu Asal Pasuruan Diduga Rusak Ekosistem Laut

Berita Terkait

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar
Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis
SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag
Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar
DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut
Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi
SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir
SMAN 3 Pamekasan Kembangkan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan, Dorong Siswa Lebih Peduli Lingkungan

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:30 WIB

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:28 WIB

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:28 WIB

DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:07 WIB

Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi

Berita Terbaru

Sejumlah warga memagari toko di Pasar Penaguan, Proppo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Lahan Sengketa, Toko di Pasar Penaguan Pamekasan Dipagar

Minggu, 15 Feb 2026 - 11:30 WIB

Opini

Satu Suara Seribu Suaka

Jumat, 13 Feb 2026 - 01:43 WIB