Warga Perkampungan Jalan Dukuh Kupang XIX Surabaya Peduli Anak, Siapkan Jadwal hingga Permainan Tradisional

- Jurnalis

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anak-anak warga perkampungan Jalan Dukuh Kupang XIX, Surabaya saat belajar bersama.

Sejumlah anak-anak warga perkampungan Jalan Dukuh Kupang XIX, Surabaya saat belajar bersama.

SURABAYA || KLIKMADURA – Pergaulan bebas, kecanduan game online membuat anak-anak sulit dalam menentukan masa depan anak. Kondisi tersebut membuat warga perkampungan Jalan Dukuh Kupang XIX, Surabaya prihatin.

Sejumlah kegiatan positif dilakukan warga sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak. Bahkan, sebagai mendeklarasikan diri bahwa kampung Jalan Dukuh Kupang XIX Surabaya sebagai kampung layak anak.

Sukoco, selaku Ketua RW 1 Dukuh Kupang Surabaya menjelaskan, warga sangat mendukung kegiatan positif bagi anak agar mereka memiliki masa depan yang baik.

Dengan demikian, warga khususnya RW 1 menamakan diri sebagai kampung layak anak. Berbagai kepedulian warga terhadap anak menjadi agenda yang harus terealisasi.

Baca juga :  Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja

“Mulai dari kepedulian warga tentang jam waktu belajar dan istirahat pada anak, segingga seluruh warga berkomitmen menempel jadwal pada setiap sisi kampung,” katanya, Senin (12/8/2024).

Atas kepedulian tersebut, balai RW 1 Dukuh Kupang Surabaya sering ada tamu dari daerah lain. Keperluannya, untuk studi banding perihal berbagai kegiatan berbasis kepedulian terhadap anak.

“Tidak hanya jadwal anak, fasilitas lain seperti permainan tradisional, taman baca juga tersedia. Bahkan, hingga setiap minggunya anak-anak diajak membuat kreativitas yang di ajarkan oleh warga sekitar,” terangnya.

Bahkan, kata Sukoco, untuk hiburan bagi anak, warga mendatangkan pendongeng nasional. Yakni, Kak Harris dan bonekanya Ayis dalam menghibur anak-anak.

Baca juga :  Taklukkan Dua Master Internasional, Taufiqurrahman MP Persembahkan Emas untuk Pamekasan di Kejuaraan Catur Internasional FIDE

“Harris Rizki sangat senang di Surabaya ada kampung yang peduli anak-anak. Fasilitas yang disediakan juga sangat lengkap untuk menunjang anak-anak,” katanya.

Dalam menghibur anak, Kak Harris menceritakan tentang bullying, dan diharapkan semua anak-anak tidak melakukan hal tersebut karena berdampak pada psikologi. (*/diend)

Berita Terkait

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Malaysia, Langgar Aturan Keimigrasian hingga Dicekal Masuk Indonesia
Taklukkan Dua Master Internasional, Taufiqurrahman MP Persembahkan Emas untuk Pamekasan di Kejuaraan Catur Internasional FIDE
SMSI Sumenep Hadiri Rakerda Jatim 2026, Dorong Penguatan Sinergi Media Siber 
GPI Gagas Seminar Nasional Peradaban Lintas Agama, Kampus se-Jatim Siap Jadi Episentrum Peradaban
Berani Tolak Menu MBG Lele Mentah, Wagub Jatim Puji SMAN 2 Pamekasan
Satu Yayasan Diduga Kuasai Puluhan SPPG, Kerugian Negara Ditaksir Tembus Ratusan Miliar
Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja
Soroti Trenggalek hingga Madura, Ansor Jatim Desak Tata Kelola Tambang Berbasis Kerakyatan

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Deportasi WNA Malaysia, Langgar Aturan Keimigrasian hingga Dicekal Masuk Indonesia

Senin, 29 Juni 2026 - 04:30 WIB

Taklukkan Dua Master Internasional, Taufiqurrahman MP Persembahkan Emas untuk Pamekasan di Kejuaraan Catur Internasional FIDE

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:57 WIB

SMSI Sumenep Hadiri Rakerda Jatim 2026, Dorong Penguatan Sinergi Media Siber 

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:33 WIB

GPI Gagas Seminar Nasional Peradaban Lintas Agama, Kampus se-Jatim Siap Jadi Episentrum Peradaban

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:39 WIB

Berani Tolak Menu MBG Lele Mentah, Wagub Jatim Puji SMAN 2 Pamekasan

Berita Terbaru