Innalillah! 4 Nyawa Melayang di Bangkalan Diduga Akibat Rebutan Lahan

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah perahu nelayan berada di perairan pantura Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Sejumlah perahu nelayan berada di perairan pantura Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

BANGKALAN, KLIKMADURA – Perkelahian tragis terjadi di Desa Bumi Anyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, Jumat (12/1/2024) sekitar pukul 18.15.

Akibat peritiwa tersebut, empat nyawa melayang. Belum diketahui secara pasti penyebab perkelahian tersebut.

Tetapi, berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa berdarah itu dipicu rebutan lahan.

Insiden perkelahian tersebut viral di media sosial. Kali pertama, Klik Madura mendapat rekaman video tersebut melalui aplikasi whatapp yang tersebar di beberapa grup.

Tiga orang dikabarkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Satu orang lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Baca juga :  Aba Syafi, Anggota DPR RI Fraksi PKB Apresisasi Festival Banjari Madura Open

Kejadian tersebut membuat masyarakat geger. Pengendara yang melintas berhenti saat mengetahui empat orang terkapar.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya membenarkan kejadian tersebut. Namun, dia belum memastikan motif perkelahian yang menyebabkan empat nyawa melayang itu.

Menurut Kapolres Febri, saat mendapat laporan adanya peristiwa tersebut, anggota langsung menuju TKP. “Masih kita cek bro,” katanya singkat. (diend)

Berita Terkait

Tekan Stunting, Universitas Noor Huda Mustofa Bentuk Sekolah Perempuan Pertama di Desa Pamorah Bangkalan
Warga Bangkalan Kesulitan Air Bersih, Madura Institute Gandeng Yayasan H. Her Salurkan Bantuan
Ngaku Imam Mahdi, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut dengan Janji Tiket Surga
UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs
Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan
Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang
UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan
Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:51 WIB

Tekan Stunting, Universitas Noor Huda Mustofa Bentuk Sekolah Perempuan Pertama di Desa Pamorah Bangkalan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:26 WIB

Warga Bangkalan Kesulitan Air Bersih, Madura Institute Gandeng Yayasan H. Her Salurkan Bantuan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Ngaku Imam Mahdi, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut dengan Janji Tiket Surga

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:32 WIB

UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan

Berita Terbaru

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama. (KLIKMADURA)

Pamekasan

Polres Pamekasan Sita 6.900 Pil Y, Pria Asal Galis Ditangkap

Kamis, 29 Okt 2026 - 10:17 WIB