Pemkab Pamekasan Upayakan Insentif Tahunan Guru Non ASN Tetap Cair

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru SDN Blumbungan 2 Pamekasan sedang mengajar di kelas (DOK. KLIK MADURA).

Guru SDN Blumbungan 2 Pamekasan sedang mengajar di kelas (DOK. KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan terus mengupayakan kesejahteraan guru, baik aparatur sipil negara (ASN) maupun non ASN.

Salah satunya dengan mengajukan pencairan insentif tahunan bagi guru non ASN yang saat ini masih menunggu persetujuan tim anggaran.

Kepala Bidang Tenaga Kependidikan (Kabid Tendik) Disdikbud Pamekasan, Fadlillah, mengatakan insentif tersebut menyasar ribuan guru non ASN yang terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), baik yang bertugas di sekolah negeri maupun swasta.

“Pengajuannya sudah dilakukan. Sekarang tinggal menunggu keputusan tim anggaran,” ujarnya.

Baca juga :  Tanamkan Karakter Keagamaan, Disdikbud Pamekasan Gelar Lomba Baca Kitab Kuning Metode Al-Fatih

Fadlillah mengaku belum dapat memastikan apakah pengajuan tersebut akan disetujui atau tidak. Namun, pihaknya akan terus mengupayakan agar insentif tahunan bagi guru non ASN tetap bisa direalisasikan pada tahun depan.

Adapun nominal insentif yang diajukan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni sebesar Rp600 ribu per guru. Insentif tersebut biasanya diberikan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Biasanya dicairkan menjelang hari raya. Nominalnya sama untuk seluruh guru non ASN yang terdaftar di Dapodik,” katanya.

Berdasarkan data Disdikbud Pamekasan, jumlah guru di Kabupaten Pamekasan mencapai 10.429 orang. Dari jumlah tersebut, guru non ASN tercatat mencapai ribuan orang dan datanya terus diperbarui secara berkala.

Baca juga :  Dampak Efisiensi Anggaran, Disdikbud Pamekasan Hanya Mampu Rehab Maksimal Lima Sekolah

“Saya tidak hafal jumlah pastinya karena data terus diperbarui. Tapi jumlahnya berkisar ribuan, tidak sampai puluhan ribu,” tegasnya.

Fadlillah berharap pengajuan insentif tersebut dapat disetujui agar para guru non ASN tetap merasakan bonus tahunan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka di dunia pendidikan.

“Semoga bisa disetujui. Kami akan terus mengupayakan agar insentif ini tetap cair,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal
Buntut Operasi Kuret di Tempat Praktik Dokter, DPRD Pamekasan Segera Sidak 
Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM
Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan
Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku
Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar
Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi
H+5 Lebaran, Penumpang Arus Balik Masih Membludak di Terminal Ronggosukowati

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:03 WIB

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:23 WIB

Buntut Operasi Kuret di Tempat Praktik Dokter, DPRD Pamekasan Segera Sidak 

Senin, 30 Maret 2026 - 07:27 WIB

Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:16 WIB

Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:22 WIB

Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku

Berita Terbaru