Keterbatasan Anggaran, Revitalisasi PKL Pamekasan Batal Terlaksana

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara sepeda motor melintas di kawasan para pedagang kaki lima (PKL) Sae Salera, tepatnya di Jalan Niaga, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pengendara sepeda motor melintas di kawasan para pedagang kaki lima (PKL) Sae Salera, tepatnya di Jalan Niaga, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana revitalisasi sejumlah kawasan pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Pamekasan dipastikan tidak bisa direalisasikan tahun ini. Penyebabnya, karena pemkab mengalami keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Pamekasan, Muttaqin, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan konsep penataan untuk beberapa titik kuliner. Namun seluruh rencana harus ditunda akibat keterbatasan anggaran daerah.

“Rencana revitalisasi tempat kuliner tahun ini belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan anggaran,” katanya, Senin (17/11/2025).

Muttaqin menjelaskan bahwa beberapa lokasi sudah masuk dalam program prioritas bupati, termasuk kawasan Sae Salera dan Food Colony.

Baca juga :  Pemasangan Lampu Arek Lancor Pamekasan Telan Anggaran Rp 86 Juta

“Arahan dari Pak Bupati memang untuk dilakukan penataan di beberapa lokasi PKL, dua di antaranya Sae Salera dan Food Colony. Tapi karena terkendala anggaran, kami mengalami kesulitan,” ujarnya.

Muttaqin menyampaikan bahwa Sae Salera menjadi titik yang paling membutuhkan perhatian. Tenda dan fasilitas pedagang dinilai sudah tidak layak dan memperburuk tata kota.

“Minimal di Sae Salera, tenda para PKL diganti untuk memperindah tata kelola kota,” tandasnya.

Diskop UKM Naker masih menunggu kepastian anggaran agar rencana penataan PKL dapat kembali dimasukkan dalam program kerja pada tahun anggaran berikutnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Pelaku Bully SMPN 2 Pademawu Dinyatakan Bersalah, Divonis 6 Bulan Pembinaan di Ponpes

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Berita Terbaru