Disdikbud Pamekasan Genjot Kualitas Sarpras Sekolah Dasar Lewat Bimtek

- Jurnalis

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdikbud Pamekasan Moh. Alwi (pakai baju Pramuka) saat Bimtek Peningkatan Sarpras SD. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Kepala Disdikbud Pamekasan Moh. Alwi (pakai baju Pramuka) saat Bimtek Peningkatan Sarpras SD. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di tingkat sekolah dasar (SD).

Melalui Bidang Pembinaan SD, instansi ini menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Kabid SD Disdikbud Pamekasan, Taufik Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan data pokok pendidikan (dapodik) sebagai sumber utama informasi sekolah.

Menurutnya, dapodik menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menentukan berbagai kebijakan, termasuk pengembangan sarpras di satuan pendidikan.

“Pemerintah pusat pun menggunakan dapodik sebagai acuan data sekolah. Tidak mungkin mereka langsung survei ke lapangan karena seluruh data seperti siswa mutasi, rombel, hingga fasilitas sudah ada di sana,” jelasnya.

Baca juga :  Dewan Pakar Sumenep Tolak Rencana Pambangunan PLTS di Kecamatan Guluk-Guluk dan Ganding

Taufik menambahkan, strategi pembinaan kini dilakukan melalui para pengawas yang melekat langsung dengan satuan pendidikan. Mereka dibekali pengetahuan dan keterampilan agar dapat memahami kondisi sekolah secara detail dan menyeluruh.

“Kalau kualitas dapodik sekolah bagus, maka data yang tampil juga akurat. Itu tentu akan memudahkan semua pihak dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

Dia menegaskan, tujuan utama Bimtek ini adalah memastikan mutu dapodik jenjang SD semakin baik, khususnya pada menu sarpras.

Dengan meningkatnya kapasitas pengawas dan operator sekolah, diharapkan pendampingan terhadap sekolah bisa dilakukan secara utuh dan berkelanjutan.

Baca juga :  Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura

“Kalau sudah ada komunikasi yang baik, setiap keluhan bisa langsung tersampaikan. Otomatis kualitas layanan dan mutu siswa pun ikut meningkat,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

CV Raya Ilmi Menang Lelang Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar, DPRD Siapkan Pengawasan Ketat
Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif
AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:11 WIB

CV Raya Ilmi Menang Lelang Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar, DPRD Siapkan Pengawasan Ketat

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:38 WIB

Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Berita Terbaru