Makam Palsu di Bhuju’ Kramat Lanceng Sampang Akhirnya Resmi Dibongkar!

- Jurnalis

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga didampingi TNI membongkar makam palsu di kompleks pemakaman Bhuju’ Kramat Lanceng, Kelurahan Dalpenang, Sampang. (ISTIMEWA)

Sejumlah warga didampingi TNI membongkar makam palsu di kompleks pemakaman Bhuju’ Kramat Lanceng, Kelurahan Dalpenang, Sampang. (ISTIMEWA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Polemik makam palsu di kompleks pemakaman Bhuju’ Kramat Lanceng, Kelurahan Dalpenang, Sampang akhirnya berakhir. Bangunan yang sempat menghebohkan warga itu resmi dibongkar pada Jumat (26/9/2025) dan kini area cagar budaya tersebut dikembalikan ke kondisi semula.

Proses pembongkaran berlangsung lancar tanpa ada gejolak. Aparat TNI/Polri bersama warga setempat ikut mengawal jalannya kegiatan yang sebelumnya sudah dimusyawarahkan bersama pada Jumat (16/9/2025).

Lurah Dalpenang, Mohammad Junaidi menegaskan, pembongkaran itu merupakan hasil mufakat. Bukan keputusan sepihak.

“Kami berkomitmen menjaga nilai budaya dan menghormati leluhur. Ke depan, setiap rencana pembangunan di area makam harus koordinasi dengan RT atau pihak berwenang,” tegasnya, Sabtu (27/9/2025).

Baca juga :  Di TPS Tempat Haji Idi Nyoblos, Paslon Mandat Nihil Suara

Ia menambahkan, pengalaman ini harus menjadi pelajaran bersama agar mimpi spiritual tidak serta-merta dijadikan dasar pembangunan makam.

“Membangun makam ada tata caranya. Jangan sampai hanya berlandaskan mimpi lalu menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disporabudpar Sampang, Abd Basith menilai, pengembalian fungsi makam ke kondisi semula adalah langkah penting menjaga ketertiban sosial. Menurutnya, mimpi atau inspirasi spiritual tidak dilarang, namun harus disikapi bijak.

“Saudara Sinol, pihak yang mengaku mendapat mimpi, sudah menandatangani surat pernyataan bermaterai untuk ikhlas mengembalikan bangunan. Bahkan masyarakat ikut membantu proses pembongkaran,” jelas Basith.

Baca juga :  Duduki Jabatan Kapolres Sampang, AKBP Hartono Disambut Pedang Pora

Ia juga mengingatkan agar ke depan tidak sembarangan mendirikan makam baru. Apalagi, hanya berdasar mimpi.

“Dalam dunia spiritual pun perlu komparasi. Maka penting ada koordinasi dengan tokoh masyarakat atau ahli ritual,” tandasnya.

Basith membuka peluang agar kegiatan doa bersama di lokasi itu bisa dijadikan tradisi tahunan. Namun hal itu masih berupa aspirasi dan perlu usulan resmi dari kelurahan atau RT/RW.

“Harapan kami, kegiatan religi ini bukan sekadar doa, tetapi juga pembacaan biografi tokoh agar masyarakat lebih mengenal sejarah dan keteladanan,” pungkasnya. (san/nda)

Baca juga :  Lakukan Visum, Polisi Bongkar Makam Bayi yang Ditemukan di Pinggir Pantai Pamekasan

Berita Terkait

Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya
Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang
Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah
Rumah Warga Rapa Laok Sampang Dibobol Maling, Kerugian Tembus Rp111 Juta
Lepas dari Pengawasan, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kali Kamoning Sampang
Polsek Camplong Amankan Tiga Motor Balap Liar di Perbatasan Sampang–Pamekasan
Polsek Kedungdung Tindak Tegas Judi Sabung Ayam, Lokasi Dibersihkan dan Tenda Dibakar
Bupati Sampang Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kadis, Sekdis, Kabag, Camat hingga Lurah Dirotasi, Berikut Daftarnya!

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:14 WIB

Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16 WIB

Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 20 November 2025 - 08:44 WIB

Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Senin, 17 November 2025 - 12:53 WIB

Rumah Warga Rapa Laok Sampang Dibobol Maling, Kerugian Tembus Rp111 Juta

Minggu, 16 November 2025 - 12:21 WIB

Lepas dari Pengawasan, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kali Kamoning Sampang

Berita Terbaru

Opini

Perlukah Kawasan Ekonomi Khusus Tembakau Madura?

Minggu, 22 Feb 2026 - 04:30 WIB