Akhir September, 20 Pejabat Eselon II di Pamekasan Siap Diguncang Rotasi Besar-Besaran

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan kocok ulang pejabat eselon II atau jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama akan rampung akhir September 2025.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menegaskan rotasi ini tidak bisa dilakukan terburu-buru karena harus melalui pertimbangan matang.

“Tidak semudah membalik telapak tangan untuk menentukan siapa menduduki jabatan apa. Itu harus benar-benar dipikirkan dari kemampuan hingga kinerja,” ujar Kholilurrahman usai melantik PPPK Tahap II Formasi 2024, Selasa (23/9/2025).

Mantan anggota DPR RI itu menjelaskan, rotasi hanya dilakukan terhadap 20 pejabat eselon II melalui uji kompetensi. Jumlah tersebut dipilih sesuai kebutuhan, bukan seluruh pejabat yang ada di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Baca juga :  Buya Aliyadi Mustofa Disanjung Elite PKB di Muscab Pamekasan, Sosok Mengakar dengan Basis Massa Kuat 

“Kalau semua dilengkapi tidak mungkin. Pasti ada dua atau tiga OPD yang kosong dan akan dijalankan Plt untuk sementara waktu,” katanya.

Menurut Bupati, beban kerja antar perangkat daerah tidak sama. Ada yang relatif stabil meski tanpa dorongan besar, namun ada juga yang membutuhkan stamina tinggi dan kerja ekstra cepat.

“20 pejabat yang kita uji kemarin, itu murni berdasarkan kebutuhan,” tambahnya.

Selain kemampuan teknis sesuai latar belakang pendidikan dan keterampilan, loyalitas juga masuk dalam pertimbangan. Namun, loyalitas tidak lagi diukur dari sikap politik masa lalu.

Baca juga :  Bupati Pamekasan Sidak RSUD Smart, Tekanan Pembenahan Layanan Kesehatan

“Sekalipun kemarin di Pilkada tidak mendukung tapi sekarang loyal, itu yang kita jadikan ukuran. Sebaliknya, kalau dulu mendukung tapi sekarang tidak loyal, tentu akan dipertimbangkan kembali,” tegasnya. (nda)

Berita Terkait

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terbaru