Geger! Siswa SDN Pasanggar 1 Pamekasan Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Polisi Ambil Sampel

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Pegantenan, IPTU Hery bersama personel berbincang dengan pengelola SPPG sebelum mengambil sampel makanan. (ISTIMEWA)

Kapolsek Pegantenan, IPTU Hery bersama personel berbincang dengan pengelola SPPG sebelum mengambil sampel makanan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIK MADURA – Warga Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, mendadak dihebohkan kabar sejumlah siswa SDN Pasanggar 1 muntah-muntah setelah menyantap menu program Sekolah Pemberi Pangan Gratis (SPPG) dari Yayasan Al-Bukhari Murtajih, Rabu (17/9/2025).

Informasi awal yang beredar lewat pesan berantai WhatsApp menyebut hampir seluruh siswa tumbang akibat dugaan keracunan. Namun kabar itu segera dibantah wali murid.

“Tidak benar kalau semua siswa muntah. Anak saya, Agus Ahmad, hanya muntah bersama empat temannya. Sepertinya mereka ikut-ikutan setelah melihat temannya muntah,” ungkap M. Saini, salah satu wali murid.

Baca juga :  Diiming-imingi Uang Rp 20 Ribu, Anak dengan Keterbelakangan Mental di Pamekasan Disetubuhi hingga Hamil

Meski kabar keracunan massal dibantah, Polsek Pegantenan tetap bergerak cepat. Kapolsek Pegantenan, Iptu Hery bersama anggotanya langsung turun ke sekolah, rumah siswa, hingga dapur penyedia makanan.

“Dari keterangan pihak sekolah, ada empat siswa yang muntah. Namun menurut keterangan siswa, jumlahnya bisa enam sampai tujuh anak,” jelas Iptu Hery.

Polisi juga sudah mengamankan sampel menu makanan untuk diperiksa lebih lanjut.
“Kami ingin memastikan apakah muntah-muntah itu karena faktor makanan, kebersihan wadah, atau penyebab lainnya,” tambahnya.

Kabar terbaru menyebut kondisi para siswa sudah membaik. Sementara itu, upaya konfirmasi ke pihak sekolah belum berhasil. Kepala SDN Pasanggar 1, Gazali, tidak merespons panggilan telepon maupun pesan WhatsApp. (ibl/nda)

Baca juga :  Anggaran PBL di Pamekasan Tembus Rp102,5 Miliar, Ratusan Lokasi Masih Dikerjakan

Berita Terkait

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis
SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag
Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar
DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut
Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi
SMAN 1 Pamekasan Libatkan Alumni Genjot Kualitas Siswa Kelas Akhir
SMAN 3 Pamekasan Kembangkan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan, Dorong Siswa Lebih Peduli Lingkungan
SMAN 4 Pamekasan Terapkan Absen Faceprint, Orang Tua Bisa Pantau Kehadiran Siswa Lewat HP

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:28 WIB

Keren! DPD Partai Gelora Indonesia Pamekasan Buka Pos Bantuan Hukum Gratis

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05 WIB

SIHT Rp11 Miliar Mangkrak, DPRD Pamekasan Segera Panggil Disperindag

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:47 WIB

Buntut Sengketa Lahan Pasar Panaguan, Salah Satu Toko Bakal Dipagar

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:28 WIB

DPRD Pamekasan Resmi Paripurnakan Raperda Perampingan OPD, Pembahasan Lanjutan Segera Dikebut

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:07 WIB

Dana Cadangan Pilkada 2029 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Ingatkan Risiko Perubahan Regulasi

Berita Terbaru

Opini

Satu Suara Seribu Suaka

Jumat, 13 Feb 2026 - 01:43 WIB