Magister MPI UIM Buka Penerimaan Mahasiswa Baru 2025/2026, Siapkan Pemimpin Pendidikan Islam Masa Depan

- Jurnalis

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah mahasiswa berada di halaman kampus Universitas Islam Madura (UIM).

Sejumlah mahasiswa berada di halaman kampus Universitas Islam Madura (UIM).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Madura (UIM) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Tahun Akademik 2025/2026.

Pendaftaran dibuka dalam dua tahap. Yakni, tahap pertama berlangsung sejak 17 Februari hingga 26 Juni 2025 lalu. Sementara tahap kedua, dibuka mulai 27 Juni dan akan berakhir pada 12 Agustus 2025.

Ketua Program Studi Magister MPI UIM, Dr. Abdul Hobir, M.Pd.I menjelaskan bahwa keberadaan Magister MPI UIM hadir untuk menjawab tantangan zaman dalam pengelolaan pendidikan Islam yang profesional, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Baca juga :  Prodi Agroteknologi UIM Gelar Kuliah Tamu, Datangkan Pakar dari Kementerian Pertanian

“Program ini dirancang untuk mencetak pemimpin, manajer, dan inovator di bidang pendidikan Islam yang adaptif, transformatif, dan berintegritas,” katanya.

Dr. Abdul Hobir menjelaskan bahwa program Magister MPI UIM memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya Kurikulum berbasis KKNI dan OBE yang terintegrasi dengan nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah, Dosen berkompeten yang terdiri dari guru besar dan doktor lintas bidang keilmuan.

Kemudian, Lingkungan akademik religius dan kondusif untuk pengembangan kepemimpinan Islami, Dukungan penuh untuk riset dan publikasi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan lokal dan tantangan global.

Baca juga :  UIM Tutup PKKMB 2025 dengan Kuliah Umum, Tekankan Sinergi Bersama Pemerintah

Menurutnya, PMB tahun ini menjadi momentum strategis untuk melahirkan generasi pemimpin pendidikan Islam yang unggul secara akademik sekaligus kokoh secara spiritual.

“Kami berharap semakin banyak praktisi dan akademisi pendidikan Islam yang terpanggil untuk melanjutkan studi magister, sehingga lahir generasi intelektual muslim yang mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan manajerial yang ilmiah dan solutif,” ujarnya.

Ia menargetkan, Magister MPI UIM menjadi pusat unggulan pengembangan ilmu dan kepemimpinan pendidikan Islam, tidak hanya di Madura atau Jawa Timur, tetapi juga di tingkat nasional.

Baca juga :  Masih Buron, Oknum Pengacara Fefen Sambo Kembali Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Dokumen Bank

Selain itu, diharapkan terbangun jejaring keilmuan dan kelembagaan antara kampus, alumni, stakeholder pendidikan, dan masyarakat luas untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan Islam di Indonesia.

“Mari bergabung bersama kami dalam membangun masa depan pendidikan Islam yang lebih baik, lebih beradab, dan lebih bermakna. Dari Madura untuk Peradaban Islam yang Berkemajuan.” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Berita Terbaru