Kenakan Baju Sakera, Prof. Mahfud MD Singgung Soal Kekayaan Alam Madura Saat Debat Cawapres

- Jurnalis

Sabtu, 23 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KLIKMADURA – Debat calon wakil presiden (cawapres) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI berlangsung seru penuh dengan gagasan untuk kemajuan Indonesia, Jumat (22/12/2023). Cawapres nomor urut 3 Prof. Mahfud MD memberi kejutan kepada warga Madura.

Sebab, pria asal Kabupaten Pamekasan, Madura itu mengenakan kostum Sakera. Yakni, baju adat khas Pulau Garam lengkap dengan odheng yang menggambarkan sikap tegas, semangat juang tinggi dan pantang menyerah.

Kejutan kembali muncul saat penyampaian visi misi masing-masing cawapres. Kesempatan pertama diberikan kepada cawapres nomor urut 2 Rakabuming Raka untuk menyampaikan visi misi yang diusung.

Baca juga :  Jumlah Suara Tidak Sah Berbeda, TPS 01 Desa Larangan Luar Pamekasan Terpaksa Hitung Ulang

Kemudian, disusul dengan penyampain visi misi dari Prof. Mahfud MD. Dalam kesempatan itu, mantan Ketua MK itu membahas soal target peningkatan ekonomi yang dicanangkan mencapai 7 persen jika dia bersama Ganjar Pranowo terpilih menjadi presiden dan wakil presiden.

Menurut Mahfud, sejak masa reformasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak pernah menyentuh angka 7 persen. Pertumbuhan di angka tersebut hanya terjadi pada masa orde lama, tepatnya pada tahun 1989 – 1991.

“Saya sampaikan kepada beberapa orang ahli, apakah mungkin pertumbuhan ekonomi sampai 7 persen dalam setahun, lalu para ahli menjawab, hanya karena kebodohan kita, kita tidak bisa menaikkan ekonominsampai 7 persen,” katanya.

Baca juga :  Pelaku Curat di Kecamatan Sokobanah Akhirnya Diringkus Polisi, Satu Pelaku Ditetapkan DPO

Pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan Mahfud MD itu dinilai sangat realistis untuk dicapai. Sebab, Indonesia kaya raya, baik kekayaan sumber daya alam (SDA) maupun kekayaan sumber daya manusia (SDM).

Seperti Madura yang memiliki kekayaan alam berupa minyak dan gas bumi (migas). Namun, kekayaan tersebut belum dikelola secara optimal. “Madura kaya gas alam, tidak pernah dioptimalkan untuk dimanfaatkan,” katanya.

Mahfud menyampaikan, salah satu masalah yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi tidak sampai 7 persen adalah korupsi. Di mana, tindakan rasuah itu terjadi di lembaga eksekutif, legislatif hingga yudikatif.

Baca juga :  Jika Menang, Pasangan Kharisma Janji Seni dan Hiburan Akan Hidup Kembali di Pamekasan

“Masalahnya banyak korupsi dan inefisiensi di sektor pertumbuhan ekonomi, konsumsi, belanja pemerintah ekpor impor dan investasi,” kata Mahfud.

Dengan demikian, dia bertekad memberantas korupsi demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Dengan pemberantasan korupsi, diyakini pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen yang ditargetkan bisa tercapai. (diend)

Berita Terkait

Kasus Panji Pragiwaksono dan Ruang Publik yang Sensitif
Kobarkan Semangat Kader se-Jatim, Ketum Gelora Anis Matta: Jadikan Politik Sebagai Jalan Ibadah!
Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat, Willy Aditya Dorong Pembentukan Badan Otorita Pengembangan Madura
Kasus OTT Wamenaker Noel, Vispol Indonesia: Prabowo Butuh Loyalitas Tunggal!
Pak Kapolri, Janjimu Dipalsukan, “Taman Polres di Atas Kuburan Rakyat”
Megawati Tunjuk Dua Putra Terbaik Sumenep Jadi Ketua DPP PDI Perjuangan Periode 2025-2030
MH. Said Abdullah Kembali Didapuk Jadi Ketua DPP PDI Perjuangan, Ditugasi Urus Bidang Sumber Daya
Waduk Desa Klompang Timur, Potensi Alam yang Berubah Jadi Sumber Ketakutan

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:49 WIB

Kasus Panji Pragiwaksono dan Ruang Publik yang Sensitif

Minggu, 26 Oktober 2025 - 15:17 WIB

Kobarkan Semangat Kader se-Jatim, Ketum Gelora Anis Matta: Jadikan Politik Sebagai Jalan Ibadah!

Minggu, 7 September 2025 - 12:20 WIB

Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat, Willy Aditya Dorong Pembentukan Badan Otorita Pengembangan Madura

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 06:25 WIB

Kasus OTT Wamenaker Noel, Vispol Indonesia: Prabowo Butuh Loyalitas Tunggal!

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:51 WIB

Pak Kapolri, Janjimu Dipalsukan, “Taman Polres di Atas Kuburan Rakyat”

Berita Terbaru

Catatan Pena

Meritokrasi Kader Muda NU Sumenep

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:18 WIB