Peran Pancasila dalam Upaya Mengatasi Perundungan dalam Kehidupan Bermasyarakat

- Jurnalis

Senin, 18 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nur Insani Kamilya *Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang

 

PANCASILA yang menjadi dasar negara Indonesia yang mempunyai arti dan tujuan tertentu. Salah satu asas yang menjadi landasannya adalah asas keadilan sosial.

Keadilan sosial tidak hanya mengacu pada kesetaraan ekonomi tetapi juga mencakup aspek sosial lainnya, terutama mencegah dan melawan perundungan serta penindasan.

Anti-intimidasi adalah nilai yang terkait dengan prinsip keadilan sosial. Pada artikel ini, kita akan mengupas bagaimana Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia dapat berperan dalam memerangi dan mencegah perundungan, serta bagaimana masyarakat dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari perundungan dan penindasan.

Baca juga :  Cyber-Utopianisme dan Realitas Generasi Muda

Prinsip keadilan sosial dalam Pancasila mempunyai arti yang sangat penting dalam menekankan keadilan dan kesetaraan sosial pada masyarakat. Berkeadilan sosial bukan hanya berkaitan dengan distribusi kekayaan tetapi juga melindungi hak-hak individu dan kelompok yang rentan terhadap perundungan.

Dengan meneguhkan nilai- nilai keadilan sosial, Pancasila memberikan landasan filosofis dalam mengatasi kesenjangan sosial dan perundungan dalam berbagai bentuknya.

Penting untuk dipahami dan disadari bahwa anti-bullying tanggung jawab seluruh lapisan Masyarakat Indonesia. Pancasila memandang rakyat sebagai faktor penting dalam pembangunan negara.

Oleh karena itu, perlawanan terhadap perundungan merupakan tanggung jawab bersama untuk menciptakan masyarakat yang adil dan setara.

Baca juga :  KDRT dan Lingkaran Setan Kekerasan Terhadap Perempuan

Penindasan dapat terjadi di berbagai tingkat masyarakat, mulai dari tingkat individu hingga institusi dan struktural. Oleh karena itu, hal ini kita harus paham secara jelas dampak dari perundungan terhadap individu dan masyarakat secara keseluruhan.

Pancasila sebagai nilai pedoman dapat membantu kita untuk memahami bahwa perundungan dan penindasan melanggar hak asasi manusia serta memperlambat untuk terwujudnya suatu masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera. (*)

Berita Terkait

Imajinasi Pemekaran Kabupaten Kepulauan Kangean
Menggugat Stigma Dangkal: Membebaskan Sosialisme Indonesia dan GMNI dari  Sesat Fikir “Bahaya Laten Komunisme”
Tradisi Maulid Nabi di Madura Apakah Masih Akan Tetap Kuat di Generasi Muda?
Aracok Budhaja: Sebuah Catatan Merapal Ingatan, Masyarakat Blega Menjaga Kebudayaan
Berpikir Ala Lebah: Inspirasi Al-Qur’an Membangun Ilmu, Akhlak, dan Peradaban
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Prabowo dan Komisi 1 DPRD Sumenep
Sangkakala Demokrasi dan Absurditas Kekuasaan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:55 WIB

Imajinasi Pemekaran Kabupaten Kepulauan Kangean

Kamis, 17 September 2026 - 06:35 WIB

Menggugat Stigma Dangkal: Membebaskan Sosialisme Indonesia dan GMNI dari  Sesat Fikir “Bahaya Laten Komunisme”

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:33 WIB

Tradisi Maulid Nabi di Madura Apakah Masih Akan Tetap Kuat di Generasi Muda?

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Aracok Budhaja: Sebuah Catatan Merapal Ingatan, Masyarakat Blega Menjaga Kebudayaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Berpikir Ala Lebah: Inspirasi Al-Qur’an Membangun Ilmu, Akhlak, dan Peradaban

Berita Terbaru