IAIN Madura Resmi Bertransformasi Menjadi UIN Madura, Siap Jawab Tantangan Global

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., memberikan sambutan untuk kali pertama sejak kampus berubah status dari IAIN Madura menjadi UIN Madura.

Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., memberikan sambutan untuk kali pertama sejak kampus berubah status dari IAIN Madura menjadi UIN Madura.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kabar gembira datang dari dunia pendidikan tinggi di Pulau Madura. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Madura.

Perubahan status tersebut menjadi tonggak sejarah penting bagi pengembangan kualitas pendidikan tinggi di wilayah tersebut.

Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi, M.Pd., mengatakan, perubahan status tersebut bukan sekadar pergantian nama. Melainkan, tantangan besar yang harus dijadikan motivasi untuk melahirkan sumber daya manusia yang lebih unggul dan berdaya saing global.

“Perubahan ini adalah amanah besar. Arahan dari pemerintah sangat jelas, bahwa kami harus mampu menjawab tantangan sebagai universitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tapi juga mampu mendorong perubahan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya, Rabu (28/5/2025).

Baca juga :  Meski Keterbatasan Anggaran, SDN Gladak Anyar 4 Tetap Berprestasi

Menurutnya, kehadiran kampus harus menjadi motor pembangunan, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Kampus harus menjadi pemacu dan pendorong agar pola hidup masyarakat terus berkembang.

Berkenaan dengan transformasi kelembagaan, Rektor Saiful Hadi menegaskan, akan mengikuti seluruh proses regulasi dan memanfaatkan momentum ini untuk mendorong internasionalisasi UIN Madura.

“UIN Madura harus mampu menghadirkan calon mahasiswa dengan cara berpikir global. Untuk itu, kami akan memperkuat kerja sama dengan kampus nasional maupun internasional,” ucapnya.

Mantan ketua komisariat PMII pertama Staim Pamekasan itu menyampaikan bahwa UIN Madura juga mulai mempercepat pembukaan program studi berbasis teknologi, seperti Teknik Informatika dan Teknologi Informasi.

Baca juga :  Soal Curhatan Eks Kepala Puskesmas Tiap Bulan Setor ke Ajudan, Bupati Baddrut Tamam: Itu Bohong

“Direktorat Kemenristekdikti sudah memberikan izin bagi kami untuk mengajukan prodi umum, meski baru satu rumpun, yakni yang berkaitan dengan teknologi informasi. Sumber daya manusia kita sudah siap, tinggal proses pengajuan,” tuturnya.

Ia juga menyinggung proses pemilihan nama kampus. Awalnya, sempat direncanakan untuk menggunakan nama ulama besar Madura, Syaikhona Kholil, namun tidak diizinkan karena nama tersebut telah digunakan oleh institusi lain.

“Akhirnya dipilih nama UIN Madura, karena merepresentasikan identitas seluruh kabupaten di Pulau Madura. Nama Madura sudah dikenal luas, bahkan hingga ke luar negeri,” katanya.

Baca juga :  Di Hadapan Mahasiswa Baru Prodi HES, Alumni IAIN Madura ini Paparkan Tantangan Organisasi Sosial

Dengan perubahan ini, UIN Madura diharapkan menjadi pusat pendidikan tinggi Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu mencetak generasi muda yang unggul di tingkat nasional maupun internasional. (ibl/diend)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru