BASSRA Kumpulkan Bupati, Ketua Dewan, Rektor hingga Guru Besar Bahas Madura Provinsi

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGKALAN || KLIKMADURA – Perjuangan pembentukan Madura provinsi terus berkobar. Badan Silaturrahim Ulama Pesantren Madura (BASSRA) kembali menggelar pertemuan akbar membahas perjuangan tersebut.

Pertemuan yang rencananya akan digelar besok, Sabtu (24/5/2025) di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu mengundang sejumlah tokoh penting. Di antaranya, bupati se-madura, ketua dewan se-madura, rektor hingga guru besar.

Kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari berbagai agenda yang pernah dilakukan. Salah satunya, pertemuan dengan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman.

Ketua Panitia Nasional Pembentukan Provinsi Madura (PNP3M) Achmad Zaini mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah taktis pembentukan Madura sebagai provinsi.

Baca juga :  Presma UTM Desak Pelaku Pembunuhan dan Pembakaran Mahasiswi Dihukum Mati

Pendapat dan pandangan dari para ulama, kepala daerah hingga guru besar akan dijadikan landasan dalam menentukan langkah. Tujuannya, agar perjuangan membentuk Madura menjadi provinsi bisa segera terwujud.

“Semangat untuk menjadikan Madura sebagai provinsi tidak pernah surut, semoga apa yang dicita-citakan bersama segera terwujud,” harapnya.

Aba Zaini menyampaikan, dukungan terhadap upaya pembentukan Madura menjadi provinsi itu muncul dari hampir seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari para ulama, pemerintah daerah hingga para pemangku kebijakan di perguruan tinggi.

Dukungan tersebut menjadi kekuatan besar terwujudnya daerah otonomi baru bernama Provinsi Madura. Aba Zaini yakin, Madura akan segera memisahkan diri dari Jawa Timur.

Baca juga :  Solusi Nyata Wujudkan Provinsi Madura

Tokoh Madura itu belum bisa menjelaskan secara terperinci materi apa saja yang akan dibahas pada pertemuan tersebut. Tetapi, yang pasti fokus pada seputar langkah-langkah nyata mewujudkan Madura menjadi provinsi.

“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Madura agar perjuangan ini segera terwujud demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Madura,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

Ngaku Imam Mahdi, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut dengan Janji Tiket Surga
UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs
Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan
Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang
UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan
Akademisi UTM Sebut Usulan Parliamentary Threshold 6 Persen Punya Rasionalitas Kelembagaan
Hari Kesaktian Pancasila, PLN Validasi Inovasi OMP untuk Percepat Penanganan Padam di Bangkalan
Imigrasi Pamekasan Edukasi Mahasiswa Asing UTM, Tekankan Larangan Bekerja dengan Izin Tinggal Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Ngaku Imam Mahdi, FA Diduga Raup Rp1,3 Miliar dari Pengikut dengan Janji Tiket Surga

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:32 WIB

UTM Jadi Tuan Rumah Kongres APSMBI 2026, Libatkan 75 Perguruan Tinggi dan Angkat Isu SDGs

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:49 WIB

Lima Hari Pria ODGJ Meresahkan di Pasar Blega, Warga Harap Segera Ada Penanganan

Senin, 12 Oktober 2026 - 03:30 WIB

Tragis! Ganti Ban di Akses Suramadu, Sopir Truk Asal Sampang Tewas Tertabrak dari Belakang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:56 WIB

UTM Dampingi Warga Lestarikan Tari Topeng Patenteng, Ritual Sakral Meminta Hujan di Bangkalan

Berita Terbaru