Bukan Sekadar Hobi, Merpati Gingging Dibidik Jadi Ikon Kebanggaan Sumenep

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Gingging, Habi, (kaus putih) melihat salah satu merpati MGG peserta mini kontes. (KLIKMADURA)

Kepala Desa Gingging, Habi, (kaus putih) melihat salah satu merpati MGG peserta mini kontes. (KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Merpati Gingging (MGG) dinilai berpotensi menjadi ikon kebanggaan Kabupaten Sumenep, Madura. Para pecinta MGG pun mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian lebih serius terhadap pelestarian merpati khas Desa Gingging, Kecamatan Bluto, tersebut.

Dorongan itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan ngopi bareng yang dikemas dengan mini kontes di sekitar Gunung Pegga’, Desa Gingging, Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan sekaligus menjaga eksistensi MGG yang dikenal luas di kalangan penghobi merpati.

Ketua Panitia, Habibi, mengatakan kegiatan tersebut diikuti ratusan merpati dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumenep. Peserta datang dari sejumlah kecamatan, di antaranya Gapura, Batang-Batang, dan Batuputih, serta beberapa wilayah lainnya.

Baca juga :  Protes Tak Dihiruaukan, Saksi Partai Hanura di Pademawu Pamekasan Walk Out!!

Menurut Habibi, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpul bagi para penghobi, tetapi juga wadah berbagi pengalaman mengenai perawatan dan pengembangan merpati jenis MGG. Panitia turut menggelar mini kontes untuk menambah semangat peserta sekaligus memperkuat kebersamaan komunitas.

Habibi mengungkapkan, selama ini kontes MGG lebih banyak digelar secara mandiri oleh komunitas pecinta merpati. Sementara itu, kontes berskala resmi yang masuk dalam agenda Pemerintah Kabupaten Sumenep dinilai masih perlu didorong.

Padahal, popularitas MGG disebut tidak hanya berkembang di Madura, tetapi juga menjangkau berbagai daerah di tingkat nasional. Kontes merpati jenis tersebut bahkan kerap digelar di sejumlah kota besar di Indonesia.

Baca juga :  Protes Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Aktivis Sodorkan Kotak Amal

“MGG ini sebenarnya bisa menjadi ikon Kabupaten Sumenep, bahkan menjadi ciri khas Kota Keris. Karena itu, kami berharap ada perhatian khusus dari pemerintah daerah agar potensi ini bisa dikembangkan lebih luas,” ujar Habibi.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat memasukkan kontes MGG ke dalam kalender event daerah. Dengan dukungan pemerintah, kegiatan tersebut diharapkan berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah.

Sementara itu, Kepala Desa Gingging, Habi, turut mendorong adanya perhatian khusus dari Pemkab Sumenep terhadap keberadaan MGG. Menurutnya, penyelenggaraan event berskala besar secara resmi oleh pemerintah dapat menjadi salah satu langkah untuk memperkenalkan merpati khas Desa Gingging kepada khalayak yang lebih luas.

Baca juga :  Madura Menuju KEK Tembakau, Mungkinkah Terwujud?

Pemerintah Desa Gingging juga mengapresiasi konsistensi para pecinta MGG yang selama ini aktif menjaga kelestarian merpati tersebut melalui berbagai kegiatan komunitas. Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian sekaligus membuka peluang pengembangan potensi lokal Desa Gingging.

“Kami berharap, MGG bisa menjadi ikon baru Kabupaten Sumenep, karena peminatnya bukan hanya warga Madura, tetapi sudah menasional,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Dari Curat hingga Curanmor, 10 Tersangka Terseret Operasi Sikat Semeru 2026
Diduga Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Masuk Bui
GPS Geruduk DPMD Sumenep, Soroti Buruknya Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi
Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria di Kecamatan Lenteng, Sabu 0,50 Gram Disita
Pimpin Apel HSN 2026, Wabup Imam Hasyim Minta ASN Sumenep Perkuat Etos Kerja dan Kepatuhan terhadap Aturan
Berharap Keberkahan, Bupati Fauzi Ajak OPD Sumenep Khatamkan 111.111 Kali Surat Al-Waqi’ah
Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Lewat JJS DPRD Sumenep
Bupati Fauzi Wongsojudo Teguhkan Nilai Santri, ASN Sumenep Wajib Berbusana Muslim Selama Empat Hari

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Bukan Sekadar Hobi, Merpati Gingging Dibidik Jadi Ikon Kebanggaan Sumenep

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Dari Curat hingga Curanmor, 10 Tersangka Terseret Operasi Sikat Semeru 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Diduga Setubuhi Gadis di Bawah Umur, Pria 20 Tahun di Sumenep Masuk Bui

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:32 WIB

GPS Geruduk DPMD Sumenep, Soroti Buruknya Tata Kelola Pemerintahan Desa Saobi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:21 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan Dua Pria di Kecamatan Lenteng, Sabu 0,50 Gram Disita

Berita Terbaru