HMI Sampang Datangi DPMD, Adukan Sejumlah Pj Kades Jarang Ngantor

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pengurus HMI Sampang saat audiensi dengan pimpinan DPMD Sampang. (ALI MUCHTAR / KLIKMADURA)

Sejumlah pengurus HMI Sampang saat audiensi dengan pimpinan DPMD Sampang. (ALI MUCHTAR / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – PC Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sampang audiensi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang, Jumat (18/9/2026). Mereka menyoroti pelayanan desa dan pj kades yang diduga jarangan ngantor.

Dalam audiensi tersebut, PC HMI Sampang menyoroti kinerja sejumlah Penjabat (Pj) Kepala Desa, khususnya di Kecamatan Karang Penang dan Sokobanah.

Sejumlah Pj kepala desa disebut jarang berada di kantor desa sehingga pelayanan kepada masyarakat dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Ketua PC HMI Sampang, Hasyim, mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah persoalan terkait keberadaan Pj kepala desa. Khususnya, di wilayah Kecamatan Karang Penang dan Sokobanah.

Baca juga :  Belatung Ditemukan di Menu MBG Sampang, Mahasiswa Sebut Pelecehan Terhadap Hak Anak

“Banyak Pj kades desa yang jarang ngantor dan melayani masyarakat. Banyak juga ditemukan balai desa yang mangkrak dan itu sangat disayangkan,” ujar Hasyim.

Menurut Hasyim, persoalan tersebut tidak menutup kemungkinan terjadi di wilayah lainnya di Kabupaten Sampang. Karena itu, pihaknya menilai perlu ada perhatian dan evaluasi terhadap pelayanan pemerintahan desa.

“Kami juga meyakini bahwa kejadian serupa hampir terjadi di semua desa,” katanya.

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala DPMD Kabupaten Sampang Yudhi Adidarta, S.STP., membenarkan bahwa terdapat Pj kepala desa yang tidak setiap hari berada di kantor desa.

Baca juga :  Pileg Sampang 2024 Hanya Diikuti 15 Partai Politik

“Betul memang, kebanyakan Pj kades tidak ngantor karena pada dasarnya Pj kades itu ASN yang memiliki jabatan ganda. Jadi, di luar tugasnya sebagai Pj kepala desa, mereka pasti memiliki kesibukan dan tugas lain,” kata Yudhi.

Yudhi mengatakan, DPMD Sampang tetap melakukan evaluasi terhadap kinerja para PJ kepala desa. Evaluasi tersebut dilakukan, salah satunya berdasarkan keluhan yang disampaikan masyarakat.

“Kami rutin melakukan evaluasi terhadap PJ kades berdasarkan keluhan masyarakat. Apabila memang ternyata betul, kami akan berikan teguran, sanksi ringan bahkan pencabutan,” pungkasnya. (ali/nda)

Baca juga :  Pangdam V Brawijaya - Kapolda Jatim Bagikan 5 Ribu Paket Sembako untuk Warga Madura

Berita Terkait

Resmi Dicopot dari Jabatan, Mantan Kapus Robatal Lanjut Jalani Proses Hukum
Aksi di Kejari Sampang Memanas, Gerbang Rusak hingga Diskusi Berujung Buntu
Kasipidum Kejari Sampang Nilai Pengajuan JC Moh. Fadeli Tidak Layak Diterima
Tujuh Medali dari Lapangan Tembak, Atlet Sampang Makin Tajam di POPDA XV Jatim 2026
Pemkab Sampang Bidik Pertashop Jadi Pertamina Compact, Persyaratan Masih Jadi Ganjalan
655 Titik PJU Telan Anggaran Rp11,3 Miliar, Dishub Sampang Bidik Jalan Poros Desa
Bendahara RSUD Sampang Jadi Tersangka, GAIB Gelar Tumpengan di Kantor Kejari dan Desak Tersangka Baru
Resmi Jadi Ketua Gerindra Sampang, Ra Wabup Mahfudz segera Lakukan Konsolidasi

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:12 WIB

Resmi Dicopot dari Jabatan, Mantan Kapus Robatal Lanjut Jalani Proses Hukum

Jumat, 6 November 2026 - 08:38 WIB

Aksi di Kejari Sampang Memanas, Gerbang Rusak hingga Diskusi Berujung Buntu

Jumat, 6 November 2026 - 05:27 WIB

Kasipidum Kejari Sampang Nilai Pengajuan JC Moh. Fadeli Tidak Layak Diterima

Rabu, 4 November 2026 - 11:35 WIB

Pemkab Sampang Bidik Pertashop Jadi Pertamina Compact, Persyaratan Masih Jadi Ganjalan

Rabu, 4 November 2026 - 06:42 WIB

655 Titik PJU Telan Anggaran Rp11,3 Miliar, Dishub Sampang Bidik Jalan Poros Desa

Berita Terbaru