PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Pamekasan berencana membuka pelayanan perpustakaan di wilayah Pantura. Rencana tersebut kemungkinan direalisasikan pada awal 2027 mendatang.
Kepala DPK Pamekasan Munapik menyampaikan, rencana tersebut bertujuan meningkatkan tingkat kegemaran membaca (TKM) masyarakat Pamekasan sekaligus memperluas pemerataan pelayanan perpustakaan, sehingga tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
“Juga ini sebuah bentuk aspirasi dari mahasiswa pantura yang menginginkan program literasi di Pamekasan tidak hanya tersedia di wilayah kota,” terangnya.
Menurut mantan Kepala DP3AP2KB Pamekasan tersebut, lokasi pelayanan perpustakaan di Pantura sudah tersedia. Lokasinya berada di sebuah bangunan di sebelah timur Kantor Kecamatan Waru yang hanya membutuhkan sejumlah perbaikan kecil sehingga tidak perlu membangun gedung baru.
Rencana tersebut juga selaras dengan program Bupati Pamekasan yang ingin menjadikan Kecamatan Waru sebagai kota kedua. Selain itu, Wakil Bupati Pamekasan juga memiliki program Pantura Center yang direncanakan menjadi pusat administrasi pemerintahan di wilayah Pantura dan berlokasi di eks kawedanan.
“Itu disana ada joglonya atau pendopo dan beberapa ruangan tapi akan dibangun katanya. Nah, disitu ada rumah dan itu sudah dikoordinasikan dengan Camat sebelumnya dan ditindaklanjuti ke camat yang baru ini. Jadi tidak membangun baru,” tegasnya.
Munapik mengatakan, koleksi buku untuk pelayanan tersebut sebagian akan diambil dari perpustakaan daerah yang saat ini tersedia. Meski demikian, pihaknya juga terbuka apabila masyarakat sekitar, khususnya mahasiswa, ingin mendonasikan buku untuk menambah koleksi.
Ia berharap rencana tersebut benar-benar dapat direalisasikan pada awal 2027 sehingga masyarakat di wilayah Pantura bisa segera menikmati pelayanan perpustakaan.
“Dan masyarakat juga betul-betul memanfaatkan pelayanan itu. Bisa menjadi rujukan tugas kuliah atau sekolah bagi daerah sana,” ujar Munapik.
Diketahui, tingkat kegemaran membaca (TKM) di Pamekasan mengalami penurunan cukup signifikan. Pada 2025, skor TKM Pamekasan hanya mencapai 55,96 poin, turun 6,24 poin dibandingkan 2024 yang mencapai 62,2 poin. (enk/nda)














