SAMPANG || KLIKMADURA – Hadiah yang diperoleh dari perlombaan Agustusan di Dapur Dalpenang, Sampang, tidak seluruhnya dibawa pulang para relawan. Sebagian hadiah justru disisihkan untuk membantu warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi sosial tersebut berlangsung di sela perayaan HUT Kemerdekaan RI di Dapur MBG Dalpenang pada Minggu (16/8/2026). Para relawan secara sukarela mengumpulkan uang untuk kemudian disalurkan kepada korban bencana.
Kepala SPPG Dalpenang Sampang, Atoullah mengatakan, penggalangan dana dilakukan secara spontan setelah para relawan mengetahui kondisi warga yang terdampak gempa.
“Gempa di Nusa Tenggara Timur menjadi bagian dari duka kita semua. Saya mohon teman-teman bisa seikhlasnya memberikan donasi,” katanya.
Sebelum pengumpulan dana dilakukan, para relawan terlebih dahulu menggelar doa bersama untuk para korban. Menurut Atoullah, aksi tersebut menjadi bentuk dukungan yang dapat dilakukan dari Sampang.
“Kami ikut berduka atas gempa yang terjadi di NTT. Untuk itu kami ingin membantu sebisa mungkin untuk disalurkan ke korban,” ujarnya.
Salah satu relawan persiapan dapur, Norma, juga turut menyisihkan hadiah perlombaan yang diperolehnya. Ia mengaku ingin berbagi meski jumlah yang diberikan tidak besar.
“Kebetulan ada hadiah lomba Agustusan saya sisihkan sebagian. Meskipun sedikit, tapi kami ikhlas dari hati untuk membantu sesama,” ujar Norma.
Mitra SPPG Devi Candra mengatakan, donasi tidak hanya dikumpulkan saat kegiatan Agustusan berlangsung. Para relawan sepakat membuka penggalangan dana selama satu minggu di Dapur Dalpenang.
Setelah penggalangan berakhir, seluruh dana akan dihitung dan selanjutnya dikirimkan kepada pihak yang menjadi tujuan bantuan.
“Relawan sepakat untuk donasi akan digalang di dapur selama satu minggu. Kita akan hitung setelah satu minggu dan kita kirimkan ke alamat langsung,” tandas Devi.
Penggalangan dana tersebut membuat perayaan Agustusan di Dapur Dalpenang tidak hanya diisi perlombaan. Hadiah yang semula menjadi milik para pemenang sebagian dialihkan menjadi bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi bencana. (ali/nda)














