Capaian Retribusi Parkir Sampang Baru 31 Persen, Dishub Berdalih Jukir Tak Setor Penuh

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan bermotor parkor di Alun-alun Trunojoyo Sampang. (KLIKMADURA)

Kendaraan bermotor parkor di Alun-alun Trunojoyo Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sampang dari retribusi tempat khusus parkir hingga akhir Juli 2026 masih jauh dari target. Dari target Rp1,154 miliar sepanjang 2026, realisasi yang berhasil dibukukan baru Rp367,708 juta atau sekitar 31 persen.

Data Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang mencatat, penerimaan retribusi tempat khusus parkir per 31 Juli 2026 mencapai Rp367.708.000. Artinya, masih terdapat selisih sekitar Rp787,272 juta yang harus dikejar hingga akhir tahun.

Capaian tersebut bahkan belum memenuhi target internal Dishub Sampang. Sebelumnya, instansi tersebut menargetkan realisasi retribusi sudah mencapai 50 persen pada akhir triwulan kedua atau Juni 2026.

Kasi Lalu Lintas Jalan Dishub Sampang, Edi Sutrisno, mengakui capaian tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan.

Baca juga :  Emak-Emak Hadang Maling Motor di Sampang, Videonya Viral dan Bikin Warganet Geram

“Memang masih jauh dari target. Kami menargetkan sampai triwulan kedua sudah mencapai 50 persen,” kata Edi, Jumat (7/8/2026).

Memasuki triwulan ketiga, penerimaan hingga akhir Juli juga belum menunjukkan peningkatan signifikan. Salah satu persoalan yang menjadi kendala disebut berkaitan dengan penyetoran retribusi oleh juru parkir (jukir).

Edi mengungkapkan, terdapat jukir yang tidak menyetorkan seluruh hasil retribusi kepada pemerintah daerah. Bahkan, dalam beberapa waktu terakhir ditemukan jukir yang belum melakukan penyetoran.

“Kami akui tidak mencapai target. Masalahnya akibat jukir tidak setor penuh. Bahkan akhir-akhir ini ada yang tidak menyetor. Saat kami tanya, katanya masih dipinjam karena kebutuhan,” ujarnya.

Baca juga :  Ribuan Santri Geruduk DPRD Sampang, Desak Cabut Izin Siar Trans7

Dishub Sampang mengaku telah memberikan peringatan kepada jukir yang belum memenuhi kewajiban penyetoran. Langkah tersebut dilakukan agar kewajiban retribusi segera diselesaikan dan penerimaan daerah dapat kembali berjalan sesuai ketentuan.

Rendahnya capaian retribusi parkir tersebut juga mendapat perhatian DPRD Sampang. Wakil Ketua Komisi II DPRD Sampang, Imam Buchori Muslim, mengatakan persoalan tersebut telah menjadi salah satu sorotan dalam penyampaian pandangan umum (PU) fraksi.

Menurutnya, DPRD akan meminta penjelasan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengenai pengelolaan sekaligus realisasi penerimaan retribusi tempat khusus parkir.

“Kami akan memanggil BPPKAD untuk menggali dan mengonfirmasi terkait pendapatan, khususnya retribusi parkir. Apakah ada kebocoran atau bagaimana,” jelasnya.

Baca juga :  Hijabi Madura Konsisten Berbagi Sarapan Gratis untuk Kaum Duafa

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) tersebut menyebut DPRD Sampang berencana memanggil Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) bersama OPD terkait.

Pemanggilan itu untuk mengetahui secara jelas penyebab rendahnya realisasi penerimaan, termasuk mekanisme pengelolaan dan penyetoran retribusi dari lapangan.

Hingga 31 Juli 2026, pemerintah daerah baru membukukan Rp367.708.000 atau sekitar 31 persen dari target Rp1.154.980.000. Padahal, Dishub Sampang sebelumnya menargetkan capaian sudah mencapai separuh target pada akhir Juni.

Kini, DPRD Sampang menunggu penjelasan OPD terkait untuk memastikan penyebab rendahnya penerimaan tersebut. Termasuk memastikan apakah persoalan penyetoran oleh jukir hanya berkaitan dengan keterlambatan pembayaran atau terdapat persoalan lain dalam pengelolaan retribusi parkir di lapangan. (ali/nda)

Berita Terkait

Polantas Sampang Diminta Tak Sekadar Menindak, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Ukuran Utama
Satresnarkoba Sampang Ukir Dua Capaian di Polda Jatim, 26 Personel Digganjar Penghargaan
Kades Hasil Perpanjangan Masa Jabatan Bisa Mencalonkan Lagi? Begini Penjelasan Kepala DPMD Sampang
Festival Literasi Sampang 2026 Resmi Dibuka, Perpustakaan Jadi Panggung Literasi dan Budaya
Menantu di Tambelangan Sampang Sabet Mertua hingga Tewas, Caluk Berlumur Darah Diamankan Polisi
Pengadaan Alsintan Kuras Rp5,5 Miliar, Mesin Perajang Tembakau Malah Datang Usai Musim Panen
Dorong Efektivitas Penyaluran Bansos, Kades Taman Sareh Dukung Penerapan Face Recognition
Investor China dan UEA Masuk Madura, Pemkab dan DPRD Sampang Soroti Kesiapan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:48 WIB

Polantas Sampang Diminta Tak Sekadar Menindak, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Ukuran Utama

Selasa, 22 September 2026 - 09:38 WIB

Satresnarkoba Sampang Ukir Dua Capaian di Polda Jatim, 26 Personel Digganjar Penghargaan

Senin, 21 September 2026 - 11:11 WIB

Kades Hasil Perpanjangan Masa Jabatan Bisa Mencalonkan Lagi? Begini Penjelasan Kepala DPMD Sampang

Senin, 21 September 2026 - 07:56 WIB

Festival Literasi Sampang 2026 Resmi Dibuka, Perpustakaan Jadi Panggung Literasi dan Budaya

Senin, 21 September 2026 - 05:55 WIB

Menantu di Tambelangan Sampang Sabet Mertua hingga Tewas, Caluk Berlumur Darah Diamankan Polisi

Berita Terbaru