DPRD Pamekasan Dorong Pengelolaan Keuangan Semakin Optimal

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur memimpin rapat paripurna penyampaian nota keuangan bupati. (KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur memimpin rapat paripurna penyampaian nota keuangan bupati. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – DPRD Pamekasan menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan Bupati Pamekasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman menyampaikan tujuh komponen laporan keuangan daerah. Yakni, laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca dan laporan operasional.

Kemudian, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, serta catatan atas laporan keuangan yang dilengkapi dengan ikhtisar laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2025 kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut.

Baca juga :  Rayakan HSN 2025, Bupati Tanamkan Semangat Ulama Kepada Santri Masa Kini

“Capaian ini patut kita syukuri bersama sebagai hasil kerja keras dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel,” katanya dihadapan anggota legislatif, Rabu (1/7/2026).

Mantan Anggota DPR RI itu memaparkan realisasi APBD Pamekasan 2025. Secara umum, Pendapatan daerah dianggarkan sebesar lebih dari Rp2,1 triliun dengan realisasi di atas Rp2 triliun.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp376,39 miliar dari target Rp377,08 miliar, atau terdapat selisih kurang sekitar Rp681 juta. Sementara, pendapatan transfer terealisasi Rp1,714 triliun dari pagu Rp1,781 triliun, sehingga terdapat selisih kurang Rp67,7 miliar.

Baca juga :  Bupati Pamekasan Resmikan Gedung Perpusda M. Tabrani, Tersedia Ratusan Judul Buku dan Layanan Digital

“Belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp2,1 triliun terealisasi sekitar Rp2 triliun, sehingga terdapat sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) sebesar kurang lebih Rp158 miliar,” ujarnya.

KH. Kholilurrahman mengaku, meski Kabupaten Pamekasan kembali meraih opini WTP, ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemkab akan terus melakukan perbaikan tata kelola keuangan daerah.

“Kami akan terus meningkatkan PAD, termasuk melalui optimalisasi pajak daerah serta penguatan sistem yang terintegrasi dengan pemerintah daerah, di samping mengoptimalkan belanja yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Baca juga :  Gadis Berusia 12 Tahun Digagahi 6 Pria, Polres Sampang Berhasil Ringkus Pelaku

Sementara itu, Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur mendorong agar pengelolaan keuangan daerah pada tahun-tahun mendatang semakin optimal dan tepat waktu.

Menurutnya, keseimbangan antara pendapatan dan belanja daerah harus terus dijaga agar APBD benar-benar memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Namun disamping itu, Meski Pemkab kembali meraih opini WTP dari BPK, masih terdapat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama terkait administrasi, penganggaran, serta penyusunan laporan pertanggungjawaban pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Realisasi anggaran jangan menumpuk di akhir tahun. Idealnya, paling lambat pertengahan tahun anggaran seluruh program sudah berjalan, termasuk pembangunan infrastruktur,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Tiga Hari Tanpa Solar, Nelayan Pamekasan Wadul Dewan
Membanggakan, Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional
Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Pamekasan Dorong Pengelolaan Keuangan Semakin Optimal

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:33 WIB

Tiga Hari Tanpa Solar, Nelayan Pamekasan Wadul Dewan

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:13 WIB

Membanggakan, Mahasiswa IAI Al-Khairat Pamekasan Sabet Medali Perunggu Akuntansi Tingkat Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Berita Terbaru

Sejumlah nelayan menyampaikan aspirasi kepada Komisi II DPRD Pamekasan terkait kelangkaan solar. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pamekasan

Tiga Hari Tanpa Solar, Nelayan Pamekasan Wadul Dewan

Rabu, 1 Jul 2026 - 14:33 WIB