RSUD Smart Pamekasan Tambah 10 Alat Hemodialisis, Target Beroperasi Oktober

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Pamekasan, Taufikurrachman didampingi Kadinkes Pamekasan dr. Saifuddin meninjau tempat Hemodialisis di RSUD Smart Pamekasan, Senin (20/6/2026).

Sekda Pamekasan, Taufikurrachman didampingi Kadinkes Pamekasan dr. Saifuddin meninjau tempat Hemodialisis di RSUD Smart Pamekasan, Senin (20/6/2026).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan menambah 10 unit alat Hemodialisis (HD) atau cuci darah. Penambahan tersebut membuat total alat HD yang dimiliki rumah sakit daerah itu menjadi 19 unit, dari sebelumnya sembilan unit yang sudah beroperasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat menyampaikan, saat ini alat tambahan masih dalam tahap pemasangan. Secara teknis, pemasangan ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026.

“Sekarang ada sembilan alat, ditambah 10 alat, totalnya menjadi 19 alat HD. Insyaalah akhir bulan juni sudah rampung pemasangan,” katanya.

Baca juga :  Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi

dr. Syaiful mengaku bahwa alat yang telah terpasang belum bisa langsung difungsikan untuk pelayanan. Menurutnya, operasional layanan harus menunggu selesainya seluruh proses perizinan yang diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan.

Perizinan tersebut meliputi rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, rekomendasi dari Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), serta perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Termasuk harus memperoleh persetujuan kerja sama dengan BPJS Kesehatan.

“Estimasi kami, akhir September atau awal Oktober sudah bisa beroperasi, karena izin terakhir juga harus melalui BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Lepas 52 Peserta MTQ, Target Juara Umum di Jember

dr. Syaiful menjelaskan bahwa pembangunan gedung dan penyediaan alat HD tidak menggunakan anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), melainkan melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak penyedia alat HD.

“Bangunan ruang HD ini dibangun oleh penyedia alat. Nantinya akan diserahkan kepada kami dalam bentuk hibah atau CSR kepada Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui rumah sakit,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia
13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas
125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini
Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Pencemaran Nama Baik
Fraksi Gelora Perjuangan DPRD Pamekasan Dorong APBD Perubahan 2026 Lebih Tepat Sasaran
Daul Semut Ireng Gelorakan Musik Tradisional Khas Pamekasan, Gaungnya Sampai ke Istana Negara
Tak Terima Dituding Seperti Kaum Nabi Luth, Warga Pamekasan Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:10 WIB

Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Kamis, 24 September 2026 - 08:43 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia

Kamis, 24 September 2026 - 07:26 WIB

13 Perda Tuntas, DPRD Pamekasan Lanjutkan Pembahasan Regulasi Prioritas

Kamis, 24 September 2026 - 01:29 WIB

125 Kursi Kepala Sekolah di Pamekasan Masih Plt, Disdikbud Targetkan Tuntas Tahun Ini

Rabu, 23 September 2026 - 08:39 WIB

Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Diperiksa Polisi, Terseret Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terbaru