PAMEKASAN || KLIKMADURA – RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan menambah ruang Operatie Kamer (OK) atau kamar operasi. Proyek ini menelan total anggaran Rp2,8 miliar dan ditargetkan selesai pada November 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Smart Pamekasan, dr. Syaiful Hidayat, memastikan bahwa pembangunan ruang kamar operasi tersebut harus tuntas sesuai jadwal, mengingat kebutuhan layanan bedah yang terus meningkat.
“Targetnya jelas, pengerjaan ruang Operatie Kamer harus selesai tahun ini. Pekerjaan dimulai sejak Juni dan ditargetkan rampung serta serah terima pada November 2026,” katanya.
dr. Syaiful mengatakan bahwa proyek ini dikerjakan secara bertahap dengan total pagu anggaran Rp2,8 miliar. Pada tahap pertama, anggaran sebesar Rp1,8 miliar telah digunakan untuk pembangunan awal gedung.
“Untuk tahap penyelesaian, masih dianggarkan Rp1 miliar. Anggaran ini difokuskan pada penyempurnaan bangunan agar siap masuk ke tahap teknis ruang operasi,” ujarnya.
dr. Syaiful menegaskan bahwa rampungnya bangunan fisik bukan berarti ruang kamar operasi langsung bisa digunakan. Masih ada pekerjaan krusial yang menentukan kelayakan fungsi ruang OK.
“Setelah gedung selesai, pekerjaan belum berhenti. Masih ada pemasangan instalasi modular operatie theater yang menjadi standar utama ruang operasi,” ucapnya.
Selain itu, pemasangan sistem sirkulasi udara khusus juga menjadi perhatian serius pihak manajemen rumah sakit. Sistem ini dinilai menentukan tingkat sterilitas ruang operasi.
“Sirkulasi udara dan sistem modular ini sangat penyimpanan diperhatikan, karena menjamin ruang OK benar-benar steril, aman bagi pasien, dan sesuai standar medis,” tandasnya. (ibl/nda).













