Pemkab Pamekasan Kucurkan Dana Rp2 Miliar untuk UMKM, Bupati: Tak Boleh Ada Usaha Rakyat Terlantar

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman didampingi Sekertaris Daerah, Drs. Taufikurrachman saat diwawancara sejumlah awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman didampingi Sekertaris Daerah, Drs. Taufikurrachman saat diwawancara sejumlah awak media. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menunjukkan komitmen serius dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Terbukti, pemkab mengalokasikan anggaran kurang lebih Rp2 miliar untuk memperkuat sektor UMKM yang tersebar di 13 kecamatan.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman mengatakan, dukungan anggaran tersebut merupakan langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, UMKM memiliki peran vital sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

“Pelaku UMKM ini perlu didukung oleh pemerintah. Mereka bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja dan membantu menekan angka pengangguran,” katanya.

Baca juga :  Direktur RSUD Mohammad Noer Sebut Tak Ada Bukti dan Saksi, Terkait Dugaan Pungli Rp 60 Juta

Mantan anggota DPR RI itu menyampaikan pentingnya peran pemerintah kecamatan agar program penguatan UMKM berjalan tepat sasaran. Ia meminta para camat aktif melakukan pendataan dan pendampingan di wilayah masing-masing.

“Peran camat sangat penting. Kami minta camat melakukan pendataan agar pengembangan UMKM di tiap kecamatan benar-benar maksimal,” ujarnya.

Ia berharap, dengan dukungan anggaran tersebut, para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar sehingga bisa naik kelas. Selain bantuan anggaran, pemkab juga menyiapkan program pelatihan dan akses permodalan tambahan.

“Tidak boleh ada usaha kecil rakyat yang terlantar. Termasuk penjual gorengan, mereka adalah penopang ekonomi kerakyatan,” ucapnya.

Baca juga :  Ada Nama Yupang Di Balik Pembabatan Hutan Mangrove Pantai Selatan Pamekasan

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Pamekasan, Achmad Sjaifuddin menjelaskan, dari total anggaran tersebut, sekitar Rp1,1 miliar akan difokuskan untuk program pelatihan UMKM di 13 kecamatan.

“Setiap kecamatan minimal mengusulkan satu hingga dua kegiatan pelatihan. Program ini diarahkan untuk menyiapkan kompetensi pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produksi, manajemen usaha, hingga pemasaran,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

CV Raya Ilmi Menang Lelang Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar, DPRD Siapkan Pengawasan Ketat
Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif
AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:11 WIB

CV Raya Ilmi Menang Lelang Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar, DPRD Siapkan Pengawasan Ketat

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:38 WIB

Meski Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, DPRD Pamekasan Beri Catatan Keras kepada Eksekutif

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Berita Terbaru