Harga Minyak Goreng di Pamekasan Meroket, Jauh di Atas HET

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang di Pasar Kolpajung menata minyak di salah satu kios. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Pedagang di Pasar Kolpajung menata minyak di salah satu kios. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional di Pamekasan melonjak tajam dan jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Kondisi ini dikeluhkan masyarakat maupun pedagang karena berdampak langsung pada daya beli dan stabilitas harga bahan pokok lainnya.

Salah satu warga Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Hasanah, mengaku harus membeli minyak goreng merek Minyakita dengan harga Rp 24.000 per liter, padahal HET-nya hanya Rp 15.700. Sementara itu, untuk merek Sunco, harga di pasaran bahkan menyentuh kisaran Rp 30.000 per liter.

Baca juga :  Sejak Turun di Gelanggang Politik, Mas Tamam Tercatat Tak Pernah Kalah

“Ada beberapa, seperti gula, telur bahkan plastik seperti mika plastik itu juga naik,” ungkapnya.

Kenaikan harga tersebut juga dibenarkan oleh pedagang di Pasar Kolpajung, Ani. Ia menyebut harga minyak goreng memang tengah mengalami lonjakan dalam beberapa waktu terakhir.

Untuk Minyakita, satu dus berisi 12 pouch kini dijual seharga Rp 215.000, atau sekitar Rp 19.000 per liter.

Ani mengaku kesulitan menentukan harga jual di tengah kondisi harga bahan pokok yang terus merangkak naik. Menurutnya, kenaikan tidak hanya terjadi pada minyak goreng, tetapi juga komoditas lain yang ikut terdampak.

Baca juga :  Soroti Aktivitas Tempat Gym, Gabungan Organisasi Ulama Bakal Datangi Bupati Pamekasan

“Kami juga bingung yang mau masang harga kalau seperti ini, semua bapok naik,” katanya.

Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar harga kembali stabil. Dengan begitu, aktivitas jual beli di pasar bisa berjalan normal tanpa memberatkan masyarakat maupun pedagang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Muharram menyatakan, hingga saat ini pemerintah belum menetapkan kebijakan resmi terkait kenaikan harga minyak goreng tersebut.

Namun, ia mengakui adanya fenomena kenaikan harga di tingkat pedagang yang dipicu informasi kelangkaan barang di pasaran.

Baca juga :  Tim Pemenangan MANDAT Takziah ke Rumah Duka Jimmy Sugito Putra, Kiai Mamak Bakal Beri Perhatian Khusus untuk Keluarga

“Menyikapi hal itu kami berupaya kedepan ini akan melakukan sidak,” tukasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja
Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun
Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen
Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 
Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan
AJP-DKP Bakal Gelar Pekan Kebudayaan Madura, Angkat Warisan M. Tabrani untuk Indonesia
Pagelaran Karapan Sapi Pamekasan Tanpa Suntikan Dana Pemkab, Peserta Patungan hingga Ratusan Juta

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 02:52 WIB

Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Kapus Waru Pamekasan Ungkap Pemicu Gangguan Kesehatan Jiwa, Dukungan Keluarga Jadi Kunci Pemulihan

Berita Terbaru