PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berencana menyiapkan dana cadangan sebesar Rp20 miliar. Penyediaan anggaran jumbo itu sebagai langkah awal persiapan pembiayaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan 2029.
Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman mengaku bahwa rencana pengalokasian dana cadangan tersebut telah diperhitungkan secara matang. Serta, dipastikan tidak akan mengganggu kebutuhan vital masyarakat maupun program prioritas pemerintah daerah.
Menurutnya, kebijakan penyiapan dana cadangan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan beban anggaran di tahun pelaksanaan Pilkada. Dengan begitu, Seluruh program utama tetap berjalan normal dan tidak ada pengurangan pelayanan publik.
“Anggaran yang disiapkan masih dikaji. Prinsipnya tidak mengganggu kepentingan masyarakat. Semua program pasti aman,” katanya.
Terkait besaran dana, mantan anggota DPR RI itu menyebutkan bahwa rencana cadangan pada tahun ini sebesar Rp20 miliar. Namun nominal tersebut masih bersifat dinamis dan bisa berubah pada tahun berikutnya, sebab harus menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anggaran daerah.
“Tahun ini rencananya Rp20 miliar. Tahun depan bisa saja berubah, tergantung anggaran. Ini akan terus kami kawal, tidak hanya dari sisi nominal, tetapi juga pelaksanaannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan, Moh. Faridi menyampaikan bahwa penyiapan dana cadangan Pilkada tidak boleh mengorbankan kebutuhan masyarakat. Langkah rencana tersebut perlu melalui kajian mendalam dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Tidak ada kebutuhan masyarakat yang dikorbankan hanya karena dana cadangan Pilkada ini. Semua harus dikaji bersama dengan melibatkan stakeholder terkait,” ucapnya.
Menurut Faridi, kehati-hatian dalam perencanaan sangat penting agar sumber dana yang diambil benar-benar tidak berdampak negatif bagi masyarakat Kabupaten Pamekasan.
“Ini penting agar kebijakan yang diambil tidak merugikan masyarakat,” tandasnya. (ibl/nda)














