PAMEKASAN || KLIKMADURA – Peningkatan mutu pendidikan di sekolah tidak bisa dilepaskan dari peran berbagai pihak, termasuk para alumni.
Menyadari hal itu, SMAN 1 Pamekasan terus mendorong kolaborasi dengan mantan siswanya untuk membantu meningkatkan kualitas belajar siswa, khususnya bagi peserta didik kelas akhir.
Kepala SMAN 1 Pamekasan, Ali Umar Arhab, saat ditemui di ruang kerjanya, mengungkapkan bahwa pada semester genap tahun ini pihaknya memfokuskan perhatian pada siswa tingkat akhir.
Sekolah melakukan pemetaan potensi siswa agar peluang mereka diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tanpa tes bisa lebih besar.
“Pemerintah memberikan kuota 40 persen untuk jalur SNBP. Jika dihitung, sekitar 142 siswa dari SMAN 1 Pamekasan berpeluang mendaftar melalui jalur tersebut,” jelas Arhab.
Bagi siswa yang belum lolos SNBP, sekolah telah menyiapkan pendampingan untuk menghadapi jalur berikutnya, yakni SNBT. Pendampingan ini digelar secara khusus dan gratis, terutama untuk siswa dari keluarga kurang mampu.
Program pembinaan tersebut melibatkan alumni yang tengah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi ternama. Para alumni membimbing adik kelasnya sesuai kampus tujuan, baik secara tatap muka maupun online.
“Misalnya yang ingin ke Unair akan dibimbing alumni Unair. Begitu juga dengan ITS, Unesa, dan kampus lainnya. Penyesuaian waktu pembimbingan juga fleksibel, bisa dilakukan secara daring,” terang Arhab.
Tak hanya itu, siswa yang mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah juga diarahkan untuk saling berdiskusi dengan teman lainnya. Harapannya, terjadi proses berbagi pengetahuan sehingga persiapan mereka semakin matang.
“Sharing keilmuan itu penting. Semoga program ini berjalan lancar dan semakin banyak siswa diterima di PTN yang mereka impikan,” pungkasnya. (enk/nda)














