BANGKALAN || KLIKMADURA — Pegadaian Syariah Madura menyapa masyarakat melalui Festival Tring 2026 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Minggu (25/1/2026).
Kegiatan tersebut memadukan antara literasi investasi emas dengan olahraga massal dan hiburan rakyat.
Ribuan peserta dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti Fun Run 5K, senam aerobik, hingga berburu doorprize.
Di sisi lain, Pegadaian Syari’ah memanfaatkan momentum ini untuk mengenalkan Tring. Yakni, aplikasi investasi emas berbasis digital yang menyasar milenial dan masyarakat umum.
Pemimpin Wilayah XII Jawa Timur, Ahmad Zaenuddin menegaskan, Tring dirancang sebagai solusi menabung yang lebih produktif dan relevan dengan gaya hidup masa kini.
“Lewat Tring, masyarakat bisa membeli, menabung, dan menyimpan emas secara digital. Ini investasi jangka panjang yang nilainya justru naik meski disimpan,” ujarnya.
Menurut Ahmad, emas tetap menjadi instrumen investasi yang aman di tengah fluktuasi ekonomi dan tekanan inflasi.
“Emas tidak tergerus inflasi. Disimpan saja nilainya bertumbuh, apalagi jika diniatkan sebagai tabungan masa depan,” tambahnya.
Tak hanya mengusung semangat olahraga, Festival Tring juga memberi ruang bagi UMKM lokal untuk tumbuh melalui bazar yang menyuguhkan berbagai produk unggulan Bangkalan.
Kolaborasi ini mempertemukan gaya hidup sehat, perputaran ekonomi lokal, dan edukasi keuangan dalam satu ruang publik.
Ahmad menilai, antusiasme warga menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat yang sejalan dengan perencanaan finansial.
“Partisipasinya luar biasa. Ini menunjukkan olahraga dan perencanaan keuangan bisa berjalan beriringan,” tuturnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Sekretaris Daerah Bangkalan, Ismet Efendi, yang hadir mewakili Bupati dan Wakil Bupati.
Atas nama Pemkab Bangkalan, Ismet mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberi dampak ganda bagi masyarakat.
“Investasi emas adalah pilihan yang pasti menguntungkan. Kami mengajak masyarakat Bangkalan mulai berinvestasi secara aman di Pegadaian Syari’ah,” katanya.

Ismet menilai Festival Tring bukan sekadar agenda seremonial. Tetapi, kegiatan yang menggerakkan ekonomi rakyat sekaligus membangun budaya hidup sehat.
“Ini menghidupkan UMKM, memperkuat komunitas olahraga, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Bangkalan,” pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian Syariah Area Madura, Anwar Hidayat, menyampaikan terima kasih atas tingginya partisipasi masyarakat dan dukungan semua pihak. Atas dukungan tersebut, Festival Tring 2026 berlangsung sukses.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bangkalan atas antusiasme dan kepercayaannya. Pegadaian Syari’ah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan,” ujarnya.
Anwar menegaskan Pegadaian Syari’ah akan terus memperluas edukasi investasi emas yang mudah, aman, dan terjangkau. Harapannya, seluruh masyarakat berbondong-bondong berinvestasi.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mengEmaskan Indonesia, dan Madura pada khususnya, sebagai langkah membangun masa depan finansial yang lebih kuat,” tandasnya. (lik/nda)














