Yayasan Insan Qurani Indonesia Mewisuda 46 Santri Tahfidz

- Jurnalis

Minggu, 9 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, klikmadura.id – Yayasan Insan Qurani Indonesia terus berkontribusi melahirkan generasi emas. Sebanyak 46 santri tahfidz dari lima cabang yayasan tersebut diwisuda.

Wisuda tahfidz itu digelar di Ballroom Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan, Minggu (9/4/2023). Kegiatan tersebut semakin terasa khidmat karena dihadiri Syaikh Mohammad Alshurofa dari Palestina.

Direktur Yayasan Insan Qurani Indonesia Ustadz Abdur Rahman Munawwir mengatakan, santri tahfidz yang diwisuda itu sudah melalui beberapa tahapan ujian. Hasilnya, dari seluruh santri yang ada, 46 orang dinyatakan lolos dan layak diwisuda.

“Alhamdulillah sebanyak 46 santri tahfidz dari lima cabang Yayasan Insan Qurani Indonesia diwisuda. Kegiatan berjalan lancar dan penuh khidmat,” katanya.

Baca juga :  Kasrem 084/Bhaskara Jaya Berkunjung ke Pamekasan, Tekankan Netralitas TNI pada Pemilu 2024

Ustadz Munawwir menyampaikan, selain wisuda, panitia juga menggelar penggalangan dana untuk Palestina. Syaikh Mohammad Alshurofa menyaksikan langsung proses pengumpulan dana tersebut.

Seluruh undangan yang hadir antusias menyumbangkan sebagian rezekinya untuk Palestina. Hasilnya, dana yang berhasil dikumpulkan sebesar Rp 36.954.000.

Dana yang terkumpul itu akan disumbangkan kepada warga Palestina yang menjadi incaran serangan zionis Israel. Harapannya, meski jumlahnya tidak seberapa, dana tersebut bisa bermanfaat.

“Kami mengutuk keras aksi penyerangan tentara Israel terhadap warga Palestina yang sedang melaksanakan ibadah di Masjid Al Aqsa beberapa waktu lalu. Semoga dana yang kami kumpulkan bisa bermanfaat,” tukas Ustadz Munawwir. (diend)

Berita Terkait

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 08:26 WIB

Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Berita Terbaru