Rantai Sangkar Bianglala Putus, Begini Penjelasan Dandim 0826 Pamekasan

- Jurnalis

Rabu, 30 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Insiden putusnya rantai permainan Bianglala di Pasar Malam Sedangdang Pamekasan mendapat respons dari Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Inf. Ubaydillah.

Orang nomor satu di lingkungan korps berbaju doreng itu mengaku kerap mengecek kondisi wahana permainan. Tujuannya, untuk memastikan wahana tersebut aman.

Ubaydillah menyampaikan, pengecekan itu dilakukan bersama beberapa pihak. Di antaranya, menggandeng kepolisian.

“Karena kami tidak mau mengambil resiko meskipun tanggung jawab keamanan ada di masing-masing wahana. Bahkan, sebelum wahana dimainkan selalu ada pengecekan untuk keamanan,” terangnya.

Baca juga :  Resmi Jabat Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf. Herik Prasetiawan Akan Belanja Masalah

Ubaydillah menambahkan, pada saat dicek, semua wahana tidak ada masalah dan semuanya normal. Tapi, pada malam kejadian, tiba-tiba rantai mendadak rantai putus dan wahana berayun bebas. Akibatnya, pengunjung panik.

“Kami tidak mengharapkan hal seperti itu terjadi, tapi langkah-langkah untuk menghindari kejadian seperti itu sudah kami laksanakan,” ucapnya.

Kodim juga melibatkan semua unsur termasuk pemerintah kabupaten, serta berkolaborasi dengan Dishub, Satpol PP, dan pihak kepolisian atas gelaran pasar malam tersebut. Tujuannya, untuk menghidupkan perekonomian masyarakat Pamekasan.

“Intinya, kami mengadakan kegiatan itu bukan untuk pribadi, tapi untuk kesejahteraan dan peningkatan perekonomian masyarakat. Masyarakat sekitar bukan hanya menonton, tapi juga mendapatkan rezeki meskipun sedikit,” tuturnya.

Baca juga :  Kepemilikan SLHS SPPG Minim, DPRD Pamekasan Ingatkan Pentingnya Kebersihan Dapur MBG

Dia berharap, kedepannya bisa semakin maksimal dalam memberikan keamanan untuk wahana apapun. Dengan demikian, kejadian serupa tidak terulang lagi.

“Untuk sangkar yang mau putus itu tidak ada orang di dalamnya, tragedi itu terjadi karena wahana langsung dihentikan secara paksa, makanya sangkar yang kosong bergoyang-goyang hingga mau putus,” terangnya. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Lesong Daja Jalani Sidang Perdana di PN Pamekasan
Puluhan Aktivis PMII UIN Madura Geruduk Kantor Bupati Pamekasan, Pertanyakan Kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN
Ketua DPRD Pamekasan Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu dan Anak, Bakal Panggil Semua Faskes
Peringati Malam Nuzulul Qur’an, UIM Gelar Istigasah dan Santunan Anak Yatim
DLH Pamekasan Belum Terima Hasil Uji Laboratorium IPAL dari Ratusan SPPG
Pegadaian Syariah Area Madura Berbagi Berkah Ramadan dengan Korban Penipuan Hozizah
Berbagi Berkah Ramadan, PT. Pegadaian Syariah Area Madura Salurkan Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa
SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:11 WIB

Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Lesong Daja Jalani Sidang Perdana di PN Pamekasan

Kamis, 12 Maret 2026 - 07:00 WIB

Puluhan Aktivis PMII UIN Madura Geruduk Kantor Bupati Pamekasan, Pertanyakan Kinerja Satgas MBG dan Korwil BGN

Kamis, 12 Maret 2026 - 04:23 WIB

Ketua DPRD Pamekasan Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu dan Anak, Bakal Panggil Semua Faskes

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:44 WIB

Peringati Malam Nuzulul Qur’an, UIM Gelar Istigasah dan Santunan Anak Yatim

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:31 WIB

Pegadaian Syariah Area Madura Berbagi Berkah Ramadan dengan Korban Penipuan Hozizah

Berita Terbaru

Opini

Sahur Kebijakan Publik

Rabu, 11 Mar 2026 - 12:32 WIB