Kepala Diskop Pamekasan dan Dua Anak Buahnya Diperiksa Kejari, Terkait Dugaan Korupsi Wamira Mart

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sejumlah pihak dimintai keterangan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi branding Warung Milik Rakyat (Wamira Mart) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan.

Di antaranya, Kepala Dinas Koperasi (Diskop) Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja (UKM Naker) Pamekasan Muttaqin dan dua anak buahnya. Sebab, program unggulan Pemkab Pamekasan itu melekat pada dinas tersebut.

“Ada tiga orang yang jadi saksi dan dimintai keterangan oleh Kejari Pamekasan. Semua yang terkait (Wamira Mart) diperiksa,” kata Muttaqin.

Salah satu materi pemeriksaan adalah tugas kepala dinas selaku penanggung jawab anggaran dan proses penetapan lokasi serta rekanan yang mengerjakan branding Wamira Mart.

Baca juga :  Efisiensi Anggaran, 421 Lansia di Pamekasan Tak Lagi Dapat Jatah Makan Gratis

Muttaqin mengaku, Diskop sebenarnya sudah meminta bantuan Inspektorat untuk melakukan audit Wamira Mart. Namun, Inspektorat belum melakukan pemeriksaan.

Selain itu, Muttaqin mengaku sudah meminta bantuan konsultan untuk memastikan pekerjaan program unggulan pada masa pemerintahan Baddrut Tamam itu sesuai dengan ketentuan.

“Tahun 2022, sebetulnya kami minta bantuan Inspektorat untuk melakukan audit, tapi waktu itu terjadi beberapa persoalan sehingga mungkin dengan alasan itu belum diperiksa,” katanya.

“Waktu itu, ada kegagalan pembayaran, pengerjaan selesai tahun 2022 tapi baru dibayar tahun 2023, makanya pemeriksaan dari Inspektorat ditangguhkan,” katanya.

Baca juga :  Respons Dugaan Pengrusakan Mangrove di Pamekasan, KPMM: Harus Segera Dihentikan

Kemudian, tahun 2023 Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) rutin melakukan pemeriksaan terhadap branding Wamira Mart itu. Hanya saja, tidak diperiksa secara keseluruhan.

“Ada 51 titik Wamira Mart di tahun 2022 dan 2023, sedangkan yang diaudit BPK hanya 25 titik. Sebanyak 26 titik sisanga, kami minta Inspektorat yang melakukan audit, tapi sampai hari ini masih dalam proses,” katanya.

Sementara, Kepala Inspektorat Achmad Faisol saat diwawancara mengatakan, audit program Wamira Mart dalam proses. Pihaknya berusaha melaksanakan tugas secara maksimal.

“Inspektorat sedang melakukan tugasnya, dan kami sedang proses hari ini, tunggu secepatnya kami selesaikan,” tandasnya. (ibl/diend)

Baca juga :  KURIRBAIK.ID Resmi Beroperasi, Siap Layani Kebutuhan Anak Muda hingga Emak-emak di Pamekasan

Berita Terkait

Buka Paksa Segel TK ABA IV, Ketua dan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Dilaporkan ke Polres Pamekasan
250 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Peringati Maulid Nabi, Jadi Momentum Perbaiki Diri
420 Pramuka Siaga Ramaikan Pesta Siaga Kwarran Galis 2026, Usung Semangat SIGAP
Usai Buka Paksa Segel Gerbang TK ABA IV Pamekasan, PD Muhammadiyah Pastikan Tempuh Jalur Hukum
Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT
Gerbang TK ABA IV Pamekasan Digembok Ahli Waris, Sengketa Lahan Kian Memanas
RSIA Puri Bunda Madura Gelar Perayaan Maulid Nabi, Ra Hamid Amjad: Saya Sangat Bangga!
Bupati Pamekasan Tegaskan 64 PNS Baru Harus Buktikan Kinerja dan Pengabdian Terhadap Masyarakat

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Buka Paksa Segel TK ABA IV, Ketua dan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Dilaporkan ke Polres Pamekasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:14 WIB

250 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Peringati Maulid Nabi, Jadi Momentum Perbaiki Diri

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:43 WIB

420 Pramuka Siaga Ramaikan Pesta Siaga Kwarran Galis 2026, Usung Semangat SIGAP

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:45 WIB

Usai Buka Paksa Segel Gerbang TK ABA IV Pamekasan, PD Muhammadiyah Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:08 WIB

Lima Tahun Belum Beroperasi, DPRD Pamekasan Soroti APHT

Berita Terbaru