Kasus Dugaan Korupsi GBP 2022, Polres Pamekasan Gandeng Inspektorat Gelar Audit Investigasi

- Jurnalis

Selasa, 10 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyelidikan dugaan kasus korupsi dalam pelaksanaan Gebyar Batik Pamekasan (GBP) tahun anggaran 2022 terus berjalan.

Polres Pamekasan meminta Inspektorat Pamekasan untuk melakukan audit investigasi di beberapa lokasi yang ditempati gelaran gebyar batik tersebut.

Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, menjelaskan, penyelidikan kasus tersebut terus dilakukan untuk mendapatkan membutuhkan bukti yang lebih kuat sebelum melangkah ke tahap penyidikan.

Pihaknya telah mengirimkan permohonan audit investigasi kepada Inspektorat Pamekasan terkait beberapa titik lokasi pergelaran GBP.

“Kami sudah mengirim surat ke Inspektorat untuk dilakukan investigasi atau audit secara khusus di beberapa tempat lokasi pergelaran Gebyar Batik,” katanya.

Baca juga :  Momentum HUT ke-78 Bhayangkara, Kapolres Berharap Pilkada Berjalan Damai dan Kondusif

AKP Doni menyampaikan, meskipun Polres Pamekasan telah menerima hasil audit dari Inspektorat, tetapi sifatnya umum. Akibatnya, dokumen tersebut belum cukup untuk meningkatkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan.

“Dari hasil gelar perkara di Polda Jatim, hasil audit Inspektorat secara umum tidak cukup. Salah satu yang diperlukan adalah audit secara khusus,” tuturnya.

AKP Doni memastikan, pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Kami akan terus mengikuti perkembangan audit dari Inspektorat. Jika bukti-bukti sudah mencukupi, maka status kasus ini akan segera ditingkatkan ke penyidikan,” tandasnya.

Baca juga :  Kebijakan Penataan PKL Eks PJKA Dinilai Amburadul, Pedagang Turun Jalan Minta Kadiskop Pamekasan Dicopot

Diketahui, GBP merupakan salah satu program unggulan Pemkab Pamekasan pada masa pemerintahan Bupati Baddrut Tamam.

Kegiatan tersebut bertujuan mempromosikan batik Pamekasan kepada masyarakat luar di 6 kota, diantaranya Malang Town Square (Matos), Gunung Bromo, Surabaya, Jakarta, dan kita lainnya. Anggaran yang digelontorkan pemkab pada kegiatan tersebut sebesar Rp 1,5 miliar. (ibl/diend)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB