Terdampar di Pulau Giliyang, WN Australia Betah Tinggal di Sumenep

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga negara Australia, Watt Peter John (63) dan Delves Catherine Winifred (61) saat ditemui sejumlah awak media. (DOK. KLIKMADURA)

Warga negara Australia, Watt Peter John (63) dan Delves Catherine Winifred (61) saat ditemui sejumlah awak media. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Warga negara Australia, Watt Peter John (63) dan Delves Catherine Winifred (61) terdampar di Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep setelah kapal yang ditumpangi kandas dihantam ombak, Kamis (30/1/2025).

Selama berada di Sumenep, dua warga asing itu mengunjungi sejumlah destinasi wisata. Salah satunya, mengunjungi kampung empu keris di Desa Aeng Tong-tong, Kecamatan Saronggi.

Mereka juga mengunjungi pengrajin batik di Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto. Keduanya sangat senang melihat kekayaan alam dan warisan budaya di Kabupaten Sumenep.

Baca juga :  Dalami Dugaan Kecurangan Pemilu di Kecamatan Arjasa, Kangayan dan Sapeken, Bawaslu Sumenep Panggil Saksi Mandat PKB dan PKS

Tak ayal, dua petualang yang sudah melewati berbagai negara itu betah tinggi di Kota Keris. Bahkan, dia ingin berlama-lama agar semakin banyak menikmati keindahan alam di kabupaten ujung timur Madura itu.

”Kami pergi ke tempat indah, kami bersenang-senang di sini. Orang sini juga sangat ramah, setiap bertemu kami selalu melambaikan tangan, ada juga yang mengajak foto,” kata Delves Catherine Winifred.

Catherine menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumenep karena telah menfasilitasi penginapan dan beberapa pelayanan. Dia bersyukur di tengah musibah yang menimpa, ada hikmah yang didapat.

Baca juga :  Polisi Sumenep yang Diduga Jual Sabu ke Wartawan Terancam Kurungan 8 Tahun Penjara

”Kami sangat senang bisa tinggal di tempat yang sangat indah dan menakjubkan ini, terima kasih kepada seluruh warga yang telah menerima kami dengan baik,” katanya kepada awak media.

Sebelumnya, kapal Yacht yang ditumpangi dua warga asing itu rusak dihantam ombak sekitar 100 meter dari pantai Pulau Giliyang. Tepatnya, di titik koordinat S 6°59’1.63″ E 114°9’47.49″.

Kapal tersebut kali pertama diketahui warga setelah adanya tembakan suar sekitar lima kali sekitar 5 mil di perairan Totale Lapa Timur, Kecamatan Dungkek. Kemudian, warga melapor ke Polsek Dungkek dan dilanjutkan ke Satpolairud Polres Sumenep.

Baca juga :  PW Ansor Jatim Soroti Maraknya Tambang Galian C Ilegal di Madura

Khawatir tidak tertolong, akhirnya warga setempat turun ke laut menggunakan pelampung dan jerigen. Akhirnya, warga asing itu bisa terselamatkan. (diend)

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong KEN Jadi Motor Promosi Budaya dan Pariwisata hingga Tingkat Nasional
Bupati Fauzi Apresiasi Kreativitas Anak Sumenep dalam Lomba Mewarnai
Dana Umrah Rp400 Juta Diduga Digelapkan, Polresta Sumenep Amankan Pria Asal Batuan
Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita
Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil
Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:33 WIB

Bupati Sumenep Dorong KEN Jadi Motor Promosi Budaya dan Pariwisata hingga Tingkat Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Bupati Fauzi Apresiasi Kreativitas Anak Sumenep dalam Lomba Mewarnai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:37 WIB

Dana Umrah Rp400 Juta Diduga Digelapkan, Polresta Sumenep Amankan Pria Asal Batuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Satresnarkoba Polresta Sumenep Bekuk Dua Pria di Saronggi, Sabu 2,14 Gram Disita

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Terbuai Janji Bakal Dinikahi, Perempuan Asal Sumenep Dicabuli hingga Hamil

Berita Terbaru