Setelah Penantian Panjang, Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan tenaga honorer bersiap menerima petikan SK pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu di GOR A. Yani Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

Ribuan tenaga honorer bersiap menerima petikan SK pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu di GOR A. Yani Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Penantian panjang ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep akhirnya terbayar lunas. Mereka resmi menerima SK pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2025 pada Senin pagi 1 Desember 2025.

Penyerahan petikan keputusan Bupati berlangsung di Stadion A. Yani mulai pukul 06.00. Para penerima SK sudah berdatangan sejak subuh mengenakan baju putih lengan panjang, dasi hitam, dan sepatu pantofel sesuai ketentuan.

Penyerahan SK tersebut menjadi momen penting bagi tenaga honorer yang selama ini mengabdikan diri di berbagai formasi. Mulai dari operator layanan operasional, penata layanan, tenaga kesehatan, sampai guru ahli pertama.

Baca juga :  KM Jaya Makmur Tenggelam di Perairan Gili Genting, Satu ABK Belum Ditemukan

Plt Kepala BKPSDM Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto  menyampaikan, pengangkatan PPPK Paruh Waktu itu merupakan amanah yang harus dijaga. Pemerintah Kabupaten Sumenep mengucapkan selamat kepada seluruh pegawai yang hari ini resmi menerima SK.

“Semoga dedikasi yang selama ini diberikan bisa semakin maksimal dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Arif juga menegaskan, penyerahan SK tersebut menjadi angin segar bagi tenaga honorer yang bertahun-tahun menunggu kepastian status kepegawaian.

“Alhamdulillah akhirnya resmi. Penantian kami selama ini terbayar,” ungkap salah satu peserta dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga :  Soal Gempa Bumi Pulau Sapudi Diduga Dipicu Pengeboran Migas, Begini Penjelasan BMKG

Dengan ditetapkannya ribuan nama ke dalam formasi PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kualitas pelayanan publik semakin meningkat di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (nda)

Berita Terkait

Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan
Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 
Bacakan Pledoi, Terdakwa Kasus Kekerasan Terhadap ODGJ Menitiskan Air Mata
Resmi! PT. Puri Cendana Indah Umumkan Pengalihan Seluruh Saham Kepada Pihak Ketiga
Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik
Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes
Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 04:52 WIB

Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan

Selasa, 27 Januari 2026 - 02:35 WIB

Tim PMB Universitas Nurul Jadid Sapa Ribuan Pelajar Madura Lewat Edufair 

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:26 WIB

Bacakan Pledoi, Terdakwa Kasus Kekerasan Terhadap ODGJ Menitiskan Air Mata

Selasa, 13 Januari 2026 - 04:33 WIB

Resmi! PT. Puri Cendana Indah Umumkan Pengalihan Seluruh Saham Kepada Pihak Ketiga

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:41 WIB

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Berita Terbaru