Mutasi Jabatan di Sumenep Tunggu Rekomendasi KASN

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Sebanyak 21 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sumenep mengikuti uji kompetensi jabatan fungsional kepegawaian. Meski demikian, mutasi belum dilakukan lantaran rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) belym turun.

“Sampai sekarang saya belum mendapat rekomendasi itu. Kalau turun besok, saya tancap gas langsung hari itu juga,” kata Bupati Achmad Fauzi, Rabu (07/06/2023).

Pemkab Sumenep akan melakukan mutasi jabatan untuk eselon II di beberapa OPD. Sejumlah posisi juga akan mengalami pergeseran.

Bupati Fauzi menyampaikan, mutasi dan rotasi dilakukan untuk memenuhi kekosongan jabatan dan penyegaran. Tujuannya, untuk mendorong peningkatan kinerja yang lebih baik.

Baca juga :  Ratusan Alumni Banyuanyar Hadiri Haul ke-2 Almarhum KH Muhammad Syamsul Arifin di Sumenep

“Juga untuk mengombinasikan kolaborasi dan sinergitas antar OPD untuk mencapai cita-cita kemajuan Sumenep,” kata pria yang baru terpilih sebagai Ketua Percasi Jatim itu.

Ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir mengatakan, mutasi jabatan itu merupakan hak prerogatif bupati. Hanya, dia menyarankan agar dalam mutasi jabatan itu, perlu diisi orang-orang mumpuni. “Harus diisi orang-orang yang memiliki keahlian dan etos kerja tinggi,” katanya.

Pengamat Politik Sumenep Imam Hidayat mengatakan, poin penting dalam mutasi jabatan adalah moral. Selain moral, pejabat itu harus memiliki kemampuan secara manajerial serta kepekaan sosial.

Baca juga :  Ulama dan Umara Sumenep Bertemu, Antisipasi Perpecahan Antar Sesama Jelang Pemilu 2024

“Pejabat itu harus memiliki cara menyelesaikan masalah dengan baik sehingga memberikan dampak perkembangan signifikan terhadap OPD yang dipimpin. (fix/diend)

Berita Terkait

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik
Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes
Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan
Raih Dukungan Mayoritas, KH Md Widadi Rahim Pimpin NU Sumenep Periode 2025–2030
5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gaji Mulai Cair Tahun Depan
Setelah Penantian Panjang, Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:41 WIB

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:35 WIB

Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:51 WIB

Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes

Senin, 22 Desember 2025 - 14:41 WIB

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:35 WIB

Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan

Berita Terbaru

Opini

Metamorfosa Kata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:20 WIB