Jadi Inisiator Ketahanan Pangan, Kapolres Sumenep Diganjar Penghargaan

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso yang dinilai sukses menjadi inisiator ketahanan pangan dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso yang dinilai sukses menjadi inisiator ketahanan pangan dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo.

SUMENEP || KLIKMADURA – Kapolres AKBP Henri Noveri Santoso dinilai sukses menjadi inisiator ketahanan pangan dalam rangka mendukung Asta Cita program Presiden Prabowo Subianto terkait swasembada pangan.

Atas kesuksesan tersebut, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penghargaan kepada Kapolres AKBP Henri Noveri Santoso. Penghargaan tersebut diserahkan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (23/01/2025)

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengucapkan selamat atas diterimanya penghargaan tersebut. Dia berharap, penghargaan itu dapat menjadi motivasi agar lebih baik dalam melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Baca juga :  Jelang Pemilu 2024, Ketua DPRD Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas 

“Terimakasih bapak kapolres telah menjadi inisiator program swasembada pangan dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso berterima kasih atas penghargaan tersebut. Prestasi itu menjadi motivasi bagi Polres Sumenep untuk terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

“Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pelayanan publik yang berkualitas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta lingkungan sekitar,” tambahnya. (zen/diend)

Berita Terkait

Usai Ditelpon Dasco, Menkes Budi Gunadi Sadikin Turun ke Sumenep Tangani KLB Campak
P3TM Curiga Pejabat yang Ingin Berangus Rokok Lokal Didanai Bohir
Ledakan Misterius di Ambunten! Mobil Hangus, Rumah Ambruk dan Satu Orang Terluka
Serukan Brantas Rokok Ilegal, P3TM Sebut Nur Faizin Lukai Hati Petani Madura
UNICEF-WHO Ikut Turun Tangani Campak di Sumenep, 78.569 Anak Bakal Divaksin Massal
Temuan Gubernur Khofifah, 16 Korban Meninggal Akibat Campak di Sumenep Tak Pernah Diimunisasi
Sumenep KLB Campak, 17 Orang Meninggal, Gubernur Khofifah Kirim 9.825 Vaksin MR
5 Ribu Honorer di Sumenep Bakal Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Bupati Fauzi: Bukti Keseriusan Pemkab!

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:37 WIB

Usai Ditelpon Dasco, Menkes Budi Gunadi Sadikin Turun ke Sumenep Tangani KLB Campak

Senin, 25 Agustus 2025 - 10:09 WIB

P3TM Curiga Pejabat yang Ingin Berangus Rokok Lokal Didanai Bohir

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:34 WIB

Ledakan Misterius di Ambunten! Mobil Hangus, Rumah Ambruk dan Satu Orang Terluka

Minggu, 24 Agustus 2025 - 02:15 WIB

Serukan Brantas Rokok Ilegal, P3TM Sebut Nur Faizin Lukai Hati Petani Madura

Minggu, 24 Agustus 2025 - 01:06 WIB

UNICEF-WHO Ikut Turun Tangani Campak di Sumenep, 78.569 Anak Bakal Divaksin Massal

Berita Terbaru

Mosleh, korban pembacokan saat menjalani perawatan intensif di RSUD Smart Pamekasan. (ISTIMEWA)

Pamekasan

Dipicu Dendam Lama, Mad Hasan Bacok Tetangga Pakai Celurit

Rabu, 27 Agu 2025 - 15:40 WIB