Idul Adha, Museum Keraton Sumenep Ditutup Sementara dari Kunjungan Wisatawan

- Jurnalis

Minggu, 25 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Pada momen Hari Raya Idul Adha, destinasi wisata sejarah Museum Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur, diliburkan untuk sementara waktu. Yakni, sejak tanggal 28 sampai 29 Juni 2023.

“Ditutup sementara waktu agar masyarakat khusyuk menjalankan ibadah di Masjid Agung Sumenep,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Mohammad Iksan, Minggu (25/06/2023).

Museum tersebut akan kembali beroperasi tanggal 30 Juni. Bahkan, para pemandu wisata siap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan dari berbagai penjuru daerah.

Sementara destinasi wisata alam seperti pantai Slopeng dan Lombang tetap buka pada libur bersama Idul Adha 2023. Bahkan, pemerintah menyiapkan berbagai fasilitas dan hiburan dalam rangka memanjakan pengunjung.

Baca juga :  Kucing Busok, Satu-satunya di Indonesia, Hanya Ada di Pulau Madura 

Iksan yakin, fasilitas yang disiapkan dapat memberikan kesan yang apik kepada wisatawan. Dengan demikian, mereka betah di Sumenep dan ingin kembali di kesempatan lain.

Untuk diketahui, Pantai Slopeng berlokasi di Jalan Raya Ambunten, Desa Sema’an, Kecamatan Dasuk. Menuju lokasi tersebut, wisatawan hanya memerlukan jarak tempuh sekitar 35 menit atau 21 kilometer dari jantung kota Sumenep.

Sedangkan Pantai Lombang, berlokasi di Desa Lombang, Kecamatan Batang-batang. Untuk sampai di wisata cemara udang itu, pengunjung harus melintasi dua Kecamatan yakni Kota dan Gapura.

Baca juga :  Murah Meriah, Inilah Wisata Somber Rajeh Primadona Baru Wisata Alam di Sumenep

Dari arah kota Sumenep, wisatawan membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 45 menit atau 25 kilometer. (fix/diend)

Berita Terkait

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik
Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes
Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan
Raih Dukungan Mayoritas, KH Md Widadi Rahim Pimpin NU Sumenep Periode 2025–2030
5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gaji Mulai Cair Tahun Depan
Setelah Penantian Panjang, Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:41 WIB

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:35 WIB

Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:51 WIB

Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes

Senin, 22 Desember 2025 - 14:41 WIB

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:35 WIB

Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan

Berita Terbaru

Opini

Metamorfosa Kata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:20 WIB