Realisasi Program Dinas Pendidikan Sampang Tunggu Persetujuan Dewan

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang resipsionis Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang.

Ruang resipsionis Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang.

SAMPANG || KLIKMADURA – Sejumlah program yang dicanangkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang belum terealisasi. Sebab, belum diketahui program apa saja yang disetujui DPRD Sampang.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), Disdik Sampang, Ach. Tohairuddin, sejumlah program sudah diajukan ke DPRD Sampang. Selanjutnya, akan dirapatkan dan diputuskan program apa saja yang akan direalisasikan.

Secara garis besar, program yang diajukan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Termasuk, pelaksanaan kurikulum pada kegiatan pembelajaran.

Pada tahun 2024 lalu, Bidang Pembinaan SMP mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 20 miliar. Perinciannya, bersumber dari APBD Rp 4 miliar dan Rp 16 miliar dari APBN.

Baca juga :  Paguyuban Kades Pantura Sampang Kompak Sambut Wabup Aba Ab Saat Takziyah, Sinyal Dukungan Pilkada 2024?

Di Kabupaten Sampang, terdapat tiga ratus lembaga sekolah menengah pertama (SMP). Perinciannya, 50 SMP Negeri dan 250 SMP swasta yang harus dibina dengan maksimal.

Oleh sebab itu, pihaknya setiap tahun mengajukan rencana program beserta anggaran sesuai kebutuhan dibidang tersebut. Walaupun, terkadang pengajuan itu berubah setelah hasil rapat bersama dewan.

“Tahun 2024 yang lalu, kami mengajukan anggaran Rp 25 miliar. Namun, disposisinya setelah rapat bersama DPRD Sampang sebesar Rp 16 miliar,” jelasnya.

Untuk tahun anggaran 2025, Bidang Pembinaan SMP ada pengurangan di bagian sarana dan prasarana. Namun, nominal pengurangannya belum final karena menunggu rapat paripurna dewan.

Baca juga :  Bupati Sampang Didesak Segera Gelar Pilkades Serentak

“Kami mengalami banyak pengurangan anggaran sarana dan prasarana. Di antaranya, untuk rehap ruang kelas, rehap ruang guru, dan jamban. Namun masih belum valid, karena belum dirapatkan dengan DPRD Sampang,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Puluhan Tahun Berkontribusi Besarkan Partai, Alyadi Mustofa Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Sampang
Genap Dua Bulan, Kapal Tongkang Bermuatan Batu Bara Dibiarkan Terdampar di Perairan Sampang
Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya
Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang
Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah
Rumah Warga Rapa Laok Sampang Dibobol Maling, Kerugian Tembus Rp111 Juta
Lepas dari Pengawasan, Bocah Lima Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Kali Kamoning Sampang
Polsek Camplong Amankan Tiga Motor Balap Liar di Perbatasan Sampang–Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:23 WIB

Puluhan Tahun Berkontribusi Besarkan Partai, Alyadi Mustofa Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Sampang

Kamis, 26 Maret 2026 - 10:23 WIB

Genap Dua Bulan, Kapal Tongkang Bermuatan Batu Bara Dibiarkan Terdampar di Perairan Sampang

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:14 WIB

Usai Diamankan Satgasus, Kajari Sampang Dicopot dari Jabatannya

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16 WIB

Terungkap! Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Atas Dugaan Kasus Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 20 November 2025 - 08:44 WIB

Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah

Berita Terbaru